oleh

AKAR, “Suara Antikorupsi” dari Sumatera Utara

Medan, BatakToday-

Akar, band asal Kota Medan terpilih menjadi salah satu finalis Festival Lagu Suara Anti Korupsi (SAKSI) 2018, yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Seperti dilansir dari Berita KPK (24/10/2018), tim juri yang terdiri dari Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, vokalis Band Navicula Gede Robi, dan perwakilan dari KanalKPK Zulkarnain telah memilih 9 karya terbaik dari 221 demo lagu yang berasal dari seluruh Indonesia. Kemudian diketahui, Akar dengan lagunya yang berjudul “Antikorupsi” menjadi salah satu di antara 9 karya terbaik dalam festival kali ini.

Band Akar ‘lahir’ pada tanggal 14 Oktober 2018, sebagai hasil komunikasi sesama ’warga’ Black Canal Community, yaitu komunitas bentukan sekelompok anak muda Etnomusikologi Universitas Sumatera Utara (tahun 1998), yang bertujuan melestarikan dan memajukan seni budaya.

Akar pada awalnya beranggotakan Velix Sianipar (Vocalist), Viyata Tobing yang kerap dipanggil “Vito” (Guitarist), Sandy Sitepu (Bassist), dan Muhammad Arif (Drummer). Tetapi kemudian, posisi Muhammad Arif sebagai penabuh drum digantikan oleh Josua Tondi Nababan. Band ini mengusung genre musik Alternative Rock.

Vokalis Akar, Velix Sianipar, menyebutkan, keempat personil band ini mempunyai mimpi yang sama, yaitu dapat menembus dan berprestasi di dunia musik, baik lokal maupun nasional.

“Seperti sifatnya, Akar yang menembus tanah, menjalar ke mana saja, dan pastinya menyerap air, menjaga tanah agar tidak longsor, begitulah kami. Band ini ingin berakar dan berbuah,” sebut Velix.

Akar ft Communal Primitive Percussion, tampil dalam acara Rainy Blues, yang diselenggarakan Medan Blues Society (MBS), Ghetto Cafe, Medan, Jumat 16/11/2018 (Foto: Dokumentasi Akar)

Akar akan ke Jakarta, untuk tampil langsung dalam Festival Saksi pada 30 November 2018 nanti.  Mereka akan bersaing kembali untuk merebut posisi juara satu, dua dan tiga. Sebelumnya, 9 karya lagu terbaik yang lolos akan memasuki babak voting yang diselenggarakan di KanalKPK, untuk memperebutkan Juara Favorit.

Pada konser final nanti, Akar dengan personilnya yang juga aktif dan bergabung di Medan Blues Society (MBS), akan tampil dan berkolaborasi dengan Sintong Pasaribu dan Arnol Sitorus dari Communal Primitive Percussion yang juga merupakan bagian dari Black Canal Community.

Sabtu menjelang tengah malam (17/11/2018), vokalis Velix Sianipar, menyampaikan pesan melalui BatakToday, mohon doa dan dukungan untuk babak voting yang akan dilakukan pada 15-25 Nopember 2018.

“Mohon doa dan dukungan, untuk babak voting pada tanggal 15-25 November 2018, di KanalKPK, atau buka web kanal.kpk.go.id. Harapan kami untuk dukungan dari seluruh penjuru Negeri, secara khusus dari semua warga yang anti korupsi, yang menginginkan korupsi diberantas dari Bumi Indonesia. Vote, pilih grup band Akar asal Sumatera Utara, dengan judul lagu ANTIKORUPSI. Terimakasih untuk Indonesia yang marah melawan korupsi!” demikian pesan Velix . (ajvg)

News Feed