oleh

Akhir Bulan Kemerdekaan, “Proklamasi NOS Band di Kampung Sendiri”

Parapat, BatakToday

Akhir Bulan Kemerdekaan di Parapat, ditutup dengan pagelaran musik di Lapangan Pagoda. Meski sangat tidak seramai “danau manusia” seperti pada Samosir Music International beberapa malam sebelumnya, di Open Stage Tuktuk Siadong-Samosir, tetapi hajatan ‘kecil-kecilan’ ini tetap meninggalkan kesan tersendiri.

Malam itu, Rabu (31/8) berlangsung konser ‘dadakan’, seperti disebutkan salah satu panitia Jes Manro Tambunan sebelumnya, menampilkan Tiger Wang Cs, Sandro, NOS Band dengan Modern Ethnic Music-nya, serta diakhiri De’ Gorga Band dengan heavy rock-nya

Pada awalnyaoleh panitia, konser ‘dadakan’ ini digagasi untuk meramaikan final dan penyerahan piala/hadiah untuk pertandingan futsal antar siswa SD dan SMP dalam rangkaian HUT RI Ke-71 se Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Tetapi tanpa pandang besar kecilnya hajatan, NOS Band, di’bawah’ manager si mungil Loyra Nova Tarigan, dan diawaki tujuh personil ‘anak Batak”, yaitu Ucok Hutabarat (dengan nama ‘panjang’nya Kapricorn Dungkon Hamonangan), Yosef Tarigan, Markus Sirait, Erwin Sianturi, Eko Sirait (asli anak ‘tetangga’ Parapat, yakni Ajibata), Jacky Sembiring, dan Andre Tarigan, tetap naik panggung dengan energi penuh, meski disaksikan oleh ‘hanya’ ratusan penonton, di atas panggung dengan pencahayaan dan sound system yang ‘cukup’ sederhana.

Mereka pada malam itu membawakan “Basaroh” sebagai nomor pembuka. Penampilan pembuka ini langsung menjadi magnet, menarik penonton yang tadinya ‘berserak’ dan di kejauhan, untuk merapat ke depan panggung.

“Basaroh, terinspirasi dari ‘observasi’ NOS terhadap sesuatu ‘hal’ dari sub-etnis Dayak Ahe di Kalimantan Barat, artinya “bermain”. Dalam Bahasa Batak Toba biasa disebut marmeam-meam,” sebut Ucok Hutabarat, violinist NOS Band di akhir lagu ini.

Salah satu aksi panggung NOS Band, dalam konser Akhir Bulan Merdeka, Lapangan Pagoda, Parapat, Rabu 31/8/2016 (diolah dari doc. Loyra Nova Tarigan)
Salah satu aksi panggung NOS Band, dalam konser Akhir Bulan Merdeka, Lapangan Pagoda, Parapat, Rabu 31/8/2016 (diolah dari doc. Loyra Nova Tarigan)

Di nomornya yang kedua NOS membawakan “Love of Borneo”, yang terinspirasi oleh kondisi hutan di Kalimantan. Kemudian dikaitkan dengan kondisi hutan di perbukitan Pulau Samosir, yang mereka lihat semasa berada di pulau itu minggu sebelumnya. Disebutkan, hutan di perbukitan Samosir tidak jauh beda ‘nasib’nya dengan kehancuran hutan Kalimantan yang menjadi sumber inspirasi lagu ini.

Di sela-sela nomor yang sangat ‘menyayat’ ini, NOS dengan ‘juru bicara’ panggungnya Ucok menyampaikan pesan-pesan untuk menjaga hutan dan lingkungan. Musik tanpa syair ini, seperti semua lagu yang mereka ciptakan, membawa ‘rasa sepi-sendu’ dan ‘kemarahan’. Mewakili jeritan hutan yang telah hancur, meski diakhiri dengan ‘pesan cinta dan harapan untuk pelestarian hutan.

“Naluri, yang membedakan kita dengan hewan. Naluri akan membawa ke dalam keadaan dimana tanpa kita sadari, naluri lah yang membuat kita berbicara dengan akal sehat, dan membawa kita berjalan. Untuk Itu semua, yang bekerja adalah naluri. Naluri untuk saling menolong, saling membantu, saling support sesama manusia,” itulah sumber inspirasi dari “Naluri”, nomor yang dibawakan selanjutnya.

Ayunan lead guitar potongan lagu “O Tano Batak” oleh Andre Tarigan sebagai awal dari Naluri, yang di-improve dari ‘asli’nya dalam album Elanvital, membuat penonton terpaku berdiri di tempat. Disambung lagi dengan seruling Markus Sirait, yang dilanjutkan dengan hasapi atau kecapi Batak-nya Jacky Sembiring.

Lagu Naluri yang ‘lebih’ menonjolkan warna Batak, meski tak asing di telinga para penonton, namun harmoni dari perpaduan setiap alat musik yang dimainkan menjadi satu, tanpa penonjolan yang satu mengesampingkan yang lainnya, mengisi ‘penuh’, menghangatkan malam dingin di panggung Lapangan Pagoda saat itu. Menjadikannya sesuatu yang melarutkan naluri penonton untuk bersatu dan tersadar akan kemanusiannya.

Salah satu panitia hajatan Akhir Bulan Merdeka Jes Manro Tambunan, berpose dengan Manager NOS Band Loyra Nova Tarigan, seusai penampilan NOS, di Lapangan Pagoda, Parapat, Rabu 31/8/2016 (bataktoday/ajvg)
Salah satu panitia hajatan Akhir Bulan Merdeka Jes Manro Tambunan, berpose dengan Manager NOS Band Loyra Nova Tarigan, seusai penampilan NOS, di Lapangan Pagoda, Parapat, Rabu 31/8/2016 (bataktoday/ajvg)

Di penghujung acara, Journey, lagu diluar album Elanvital ini menghentak, seperti tak ingin menghentikan begitu saja pertemuan jiwa-jiwa manusia di tepi Danau Toba pada Rabu (31/8) malam itu.

Siswa SD dan SMP dari kejuaraan futsal yang menerima hadiah pada malam itu, sudah pulang ke rumah untuk menyiapkan tenaganya bersekolah keesokan hari. Mungkin mereka sudah tertidur kelelahan setelah partai final sorenya.

Namun ‘rayuan’ melodi khas berwarna Batak Karo dan Tiongkok “kuno” (barangkali), bercampur dengan gondang, melalui “Journey” sebagai nomor pamungkas pada panggung malam itu. Disahuti dentuman drum dan musik cadas ‘sisa’ dari Austrian Batak Rock di Open Stage Tuktuk Siadong Sabtu (27/8), kadang menggetarkan, kadang memaku penonton, untuk tidak mengundang mereka mencari peraduan malam mengikuti anak-anak futsal yang sudah kembali ke rumahnya.

Permainan “keras” personil NOS dalam ‘perjalanan’ ini, menjadikan semua warna nada dan suara ‘tetap’ menjadi satu seperti pada nomor yang dimainkan sebelumnya.

Dan akhirnya, “Journey” itu sendiri mengujungi perjalanan dalam ‘konser’ Akhir Bulan Kemerdekaan di Lapangan Pagoda Parapat.

Tentunya akhir kali ini di Parapat, bukan akhir perjalanan NOS. Sebab menjadi kemerdekaan baru bagi NOS, ketika mereka memproklamasikan “kita” diterima di kampung halaman sendiri, setelah berapa malam sebelumnya sukses ‘merebut’ Open Stage Tuktuk Siadong-Samosir.

Akhir Bulan Kemerdekaan, menjadi awal perjuangan baru bagi NOS Band, untuk memerdekakan jiwa-jiwa terjajah di Bonapasogit, dan di negerinya…!!! (ajvg)

Foto:

NOS Band, sedang beraksi di panggung, dalam konser ‘dadakan’ Akhir Bulan Merdeka, di Lapangan Pagoda, Parapat, Rabu 31/8/2016 (bataktoday/ajvg)

News Feed