oleh

Aktivasi Panwaslih Siantar Menunggu Bawaslu Sumut

Pematangsiantar, BatakToday

Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Pematangsiantar, Josef Sihombing mengaku belum mengetahui secara resmi isi putusan kasasi dari Mahakamah Agung (MA), terkait sengketa Pilkada Siantar. Dia mengatakan, baru mengetahui putusan MA telah keluar dari pemberitaan di berbagai media.

“Tidak tau saya secara resmi  apa yang menjadi isi putusan MA,” ucap Josef saat dihubungi BatakToday via seluler, Selasa (4/10).

Karenanya, menanggapi isu putusan sengketa Pilkada Siantar yang telah keluar di website MA, mantan komisioner Panwaslih akan lebih aktif berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatra Utara.

Menurut Josef, nantinya Panwaslih Kota membutuhkan waktu berkonsolidasi dengan Panwas Kecamatan (Panwascam), dan PPL di Tempat Pemungutan Suara (Panwas TPS), untuk bekerja mengawasi pelaksanaan Pilkada Siantar.

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 51 Tahun 2015, masa kerja Panwaslih Siantar telah habis pada bulan April 2016.

“Terakhir Panwaslih berkoordinasi dengan Bawaslu Sumut sekitar seminggu yang lalu,” terang Josef.

Ditanya bagaimana jika Bawaslu mengaktifkan Panwaslih Siantar secara mendadak, Josef mengatakan kesiapan mereka. Walau status telah pasif, mantan Panwaslih Siantar rutin menjalin komunikasi dengan bawahannya, baik Panwascam maupun PPL di TPS.

“Kalau sendainya nanti dilakukan perekrutan Panwascam kan sudah memakan waktu. Makanya kita selalu berkomunikasi,” ujarnya.

Josef menegaskan, sampai saat ini mantan Panwaslih Siantar masih tetap menunggu keputusan dari Bawaslu terkait status mereka. Oleh karena itu, dia mengutarakan mulai berakhir masa jabatan pada waktu yang lalu, sampai sekarang, mantan Panwaslih Siantar selalu berkoordinasi dengan Bawaslu Sumut.

“Kami mantan Panwaslih akan mengikuti kebijakan Bawaslu Sumut,” sebutnya mengakhiri pembicraan dari ujung telepon. (EM)

News Feed