oleh

Alexander Marwata: Tumbuhkan Kesadaran Menolak Korupsi

Medan, BatakToday –

Meskipun upaya pemberantasan korupsi oleh KPK hingga saat ini masih terus berlangsung, namun kedepan, upaya pencegahan dengan menumbuhkan kesadaran menolak korupsi adalah strategi yang paling tepat.

Hal itu diungkapkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata pada Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi di Sumatera Utara, yang digelar di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (14/4/2016).

“KPK tidak hanya beraksi dengan penindakan, namun yang juga sangat penting adalah pencegahan,” ungkapnya.

‪Supervisi dihadiri Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, unsur FKPD Sumatera Utara, para pejabat utama Pemprovsu, dan kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Erry Nuradi mengatakan, pencegahan dan penindakan korupsi terintegrasi sangat penting, mengingat dengan cara ini maka pemberantasan korupsi dapat dilakukan dengan masif lintas instansi.

‪”Ini sangat kita nantikan untuk memberantas korupsi,” kata Erry.

‪‪Selain supervisi dari KPK, para kepala daerah juga mendapat supervisi pencegahan korupsi mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, hingga proses pencairan anggaran, yang masing-masing materinya disampaikan perwakilan dari Kementerian  Dalam Negeri, Kementerian Keuangan dan Kementerian PAN-RB. (AFR)

Foto: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata saat menyampaikan paparan pada Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi di Sumut, di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut, Kamis (14/4/2016). (bataktoday/afr)

News Feed