oleh

Anak Sungai Deli: Mengais Rezeki adalah Menantang Maut

Medan, BatakToday

Hujan deras yang turun di Kota Medan Selasa malam (24/11), mengakibatkan debit air sungai Deli hingga Rabu pagi (25/11) naik drastis. Kondisi ini bukan saja dipandang sebagai bencana atau ancaman, namun dimanfaatkan anak-anak di pinggiran sungai untuk mengais rezeki sembari bermain.

Seperti pantauan BatakToday di jembatan Jalan H Juanda Medan, sejak pagi hari sejumlah anak mengundang perhatian warga dan pengguna jalan raya. Mereka melompat dari pagar jembatan ke sungai dan berharap ada yang melemparkan selembar uang untuk mereka kejar.

MENANTANG MAUT: Seorang anak melompat dari atas Jembatan Jl H Juanda Medan ke aliran Sungai Deli yang sedang pasang, Rabu (25/11). Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan anak-anak. (bataktoday/afr)
MENANTANG MAUT: Seorang anak melompat dari atas Jembatan Jl H Juanda Medan ke aliran Sungai Deli yang sedang pasang, Rabu (25/11). Kondisi ini sangat membahayakan keselamatan anak-anak. (bataktoday/afr)

Tak jarang mereka membujuk warga yang singgah dan menyaksikan aksi mereka untuk melemparkan lembaran uang ke sungai. “Ayo Om, lempar Om. Dua ribu aja,” ujar seorang anak bertubuh jangkung.

Mereka akan menunggu sampai ada yang melemparkan uang dan seketika akan disambar dengan melompat dari jembatan ke sungai. Padahal aksi itu sangat membahayakan keselamatan mereka. Selain arus air yang besar, juga ada material-material keras yang terbawa arus air dari hulu.

Saat BatakToday menanyakan salah seorang anak yang hendak melompat, apakah tidak takut kena benda kasar atau yang lainnya, anak ini menampiknya. “Nggak Om, lempar saja uangnya,” ujarnya membujuk.

Mereka seakan ada di dunia mereka, yang bersahabat dan ramah saat terapung di aliran sungai yang kencang. Bahkan saat ada sesuatu benda yang hanyut terbawa arus, mereka berenang mengejar benda itu dan ‘mengamankannya’. Seperti halnya saat sebuah ban dalam mobil terapung, mereka berlomba renag dan mengejarnya sampai sekitar 30 meter ke arah hilir, dan akhirnya mendapatkannya.

Sementara warga yang menyaksikan hal itu hanya bisa tertawa dan sesekali melemparkan lembaran uang mereka. Tapi tak sedikit yang menegur anak-anak itu agar tidak melompat ke sungai yang sedang pasang dan keruh tersebut. Namun anak-anak tetap saja mengacuhkannya.

Pengakuan warga sekitar, Imsa, air sudah pasang sejak malam hari akibat hujan deras yang turun di daerah itu. Diketahui, sejak Selasa malam hujan turun hampir di seluruh kawasan Kota Medan dan sekitarnya, seperti kawasan Deliserdang yang merupakan hulu Sungai Deli. (AFR)

Foto: Anak-anak pinggiran Sungai Deli saat berenang mengejar sebuah ban dalam mobil yang hanyut terbawa arus Sungai Deli, Rabu (25/11). (bataktoday/afr)

News Feed