Ando “Pay” Sipayung Susuri Industri Musik Batak via Jalan “Mulak Tu Huta”

Ando “Pay” Sipayung Susuri Industri Musik Batak via Jalan “Mulak Tu Huta”

134
Ando "Pay" Sipayung: "Mulak Tu Huta" (ist)

Medan, BatakToday

Medan Creative Hub salah satu program Rumah Karya Indonesia (RKI) dalam penguatan sumber daya setiap insan kreatif yang ada di Sumatera Utara. Kali ini, RKI melalui kegiatan pertunjukan dan diskusi musik, akan ‘mengangkat’ seorang pekarya Musik Batak Populer, yakni Ando P Sipayung.

Pay lahir di Batu Masagi, Kabupaten Serdang Bedagai, 28 Maret 1995. Sejak tahun 1996 hingga hari ini beralamat resmi di Kota Parapat, bersama kedua orang tuanya, dan saat ini masih berstatus mahasiswa aktif di Program Studi Etnomusikologi, Universitas Sumatera Utara.

Melalui karya orisinilnya yang berjudul Mulak Tu Huta, yang dirilis di kanal Youtube tahun 2017 silam, Ando P Sipayung yang kerap disapa “Pay”, memasuki kancah nasional industri Musik Batak Populer.

Mulak Tu Huta mengisahkan seorang pemuda perantau yang rindu akan kampung halamannya. Dalam pembuatan lirik, Pay mengangkat tema realita sosial, serta dalam penyempurnaan kemasan musik, dibantu oleh teman-teman yang sekaligus menjadi  tim musiknya, yaitu Ade Pasaribu (guitar), Amsal Siburian (keyboard), Iyon Silalahi (bass), Gopas L Toruan (drum), Ega P Depari (backing vocal), Joel Gultom dan Sintong Pasaribu (instrumen tradisional).

Pay telah menyiapkan 8 lagu karyanya yang berjudul Mulak Tu Huta, Anak Sasada, Podah, Horas Simalungun, Alani Pogos, Parapat Sejuta Kenangan, Si Dopang, dan Martikki. Kedelapan karya ini sedang dalam tahap proses menjadi album perdana, yang rencananya akan dirilis pada tahun ini.

Ando "Pay" Sipayung dalam salah satu aksi panggungnya (ist)
Ando “Pay” Sipayung dalam salah satu aksi panggungnya (ist)

Selain pertunjukan musik, Medan Creative Hub juga menyiapkan ruang diskusi tentang dinamika perkembangan musik di Sumatera Utara,  dengan narasumber Tondi FR, seorang pekarya senior sekaligus produser musik.

Hanna Pagit sebagai salah  anggota tim kurasi di Medan Creative Hub, dalam relis pers yang diterima BatakToday, menginformasikan jadwal dan tempat berlangsungnya pertunjukan dan diskusi ini.

“Pertunjukan dan diskusi ini akan diadakan pada hari Kamis, 22 Maret 2018, pukul 19.00 Wib, bertempat di Medan Creative Hub, Jalan Sisingamangaraja No. 132, Medan, di samping gerai McDonald Sisingamaraja. Dan tentunya gratiss…!” ungkap Hanna. (rel/ajvg)