oleh

Bah Bolon ‘Berdarah’, Ternyata Limbah Pertenunan…!!!

Pematangsiantar, BatakToday

Kota Pematangsiantar sejak pagi menjelang siang, sekitar pukul 10.00 Wib, heboh oleh air sungai Bah Bolon yang berubah warna menjadi merah, seperti air bercampur darah, Senin (7/8/2017).

Jembatan di Jalan Diponegoro, Jalan Sudirman, dan Jalan MH Sitorus yang sempat dipantau BatakToday, dipenuhi oleh warga kota maupun pelintas untuk melihat apa yang terjadi.

Keadaan yang menghebohkan ini sempat diselingi beredarnya ‘isu klasik’, bahwa akan ada kejadian yang mengerikan di Kota Siantar.

Pengendara yang melintas di jembatan Bah Bolon, Jalan MH Sitorus, Pematangsiantar, terlihat ingin tahu apa yang sedang terjadi di sungai itu, Senin 07/08/2017 (bataktoday/ajvg)
Pengendara yang melintas di jembatan Bah Bolon, Jalan MH Sitorus, Pematangsiantar, terlihat ingin tahu apa yang sedang terjadi di sungai itu, Senin 07/08/2017 (bataktoday/ajvg)

Setelah melakukan penelusuran hingga tengah hari ke daerah yang lebih hulu, yaitu daerah SKI, Jembatan Merah, BatakToday belum berhasil menemukan penyebab sebenarnya perubahan warna air sungai itu.

Akhirnya, sekitar pukul 12.30 Wib, setelah beberapa kali menghubungi pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Siantar, diperoleh informasi awal, bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh limbah pertenunan di kawasan Jalan DI Panjaitan, diduga kuat berupa limbah pewarna benang yang digunakan di pertenunan ulos oleh salah satu pengrajin di kawasan tersebut.

Hingga berita ini diterima redaksi, masih banyak warga yang berkerumun di jembatan Bah Bolon yang melintasi Jalan MH Sitorus, dekat dengan Rumah Dinas Walikota Pematangsiantar. (ajvg)

News Feed