oleh

Balai Besar POM Medan Sita 223.050 Minuman Ilegal di Tanjung Morawa

.

Jakarta, BatakToday –

Balai Besar POM (BBPOM) Medan mengamankan 223.050 kemasan minuman ringan ilegal dari salah satu pabrik di Tanjung Morawa. Temuan tersebut merupakan hasil kerjasama BBPOM Medan dengan Kepolisian, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perindustrian.

“Kita menyita dan menyegel produk pangan ilegal dengan nilai ekonomis mencapai Rp 5 miliar. Ini adalah produk minuman dengan berbagai kemasan tanpa izin edar,” kata Kepala Badan POM, Penny Kusumastuti Lukito, Jumat (19/8/2016) seperti dilansir dari siaran pers Badan POM hari ini.

Berdasarkan informasi, minuman ringan itu diproduksi PT Sari Kebun Alam Indonesia. Perusahaan ini memproduksi 15 jenis minuman ringan, namun, 10 jenis belum terdaftar di Badan POM. Sementara, 5 jenis lainnya didaftarkan sebagai Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), padahal perusahaan itu badan usaha, bukan  industri rumah tangga.

“Ini pabrik tapi izinnya industri rumah tangga, itu pun ilegal atau fiktif,” jelas Penny.

Doktor Teknik Lingkungan jebolan University of Wisconsin-Madison Amerika Serikat yang belum genap sebulan menjabat Kepala badan POM ini menjelaskan, seluruh barang bukti telah disita, dan pabriknya disegel. Kegiatan industri  ini ditengarai telah melanggar Passl 142 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

“Pemilik usaha terancam 2 tahun penjara denda Rp 4 miliar,” ucapnya.

Penny mengimbau pelaku industri berkomitmen menjamin kualitas produknya, terutama produk pangan.

“Produk pangan seperti ini kan dikonsumsi anak-anak. Tanpa izin edar berarti belum ada jaminan atas isinya. Ini bisa apa saja ada di dalamnya,” katanya. (AFR)

Foto: Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM), Penny Kusumastuti Lukito. (dok setkab.go.id)

News Feed