oleh

Bawaslu Sumut Lempar Bola Panas ke KPU Siantar, Putusan Final Tertunda

Pematang Siantar, BatakToday

Penantian para jurnalis yang menunggu sejak pukul 16.00 petang, Selasa (24/11), akhirnya mengecewakan, setelah KPU Kota Pematang Siantar menunda keputusannya sehubungan dengan perintah DKPP kepada Bawaslu Sumut untuk melakukan koreksi atas Putusan Panwaslih Pematangsiantar No. 004, yang sebelumnya dijadikan dasar untuk menetapkan pasangan Surfenov-Parlin menjadi peserta Pilkada 2015.

Dalam konferensi pers yang akhirnya dilakukan lewat tengah malam, Rabu (25/11) pukul 00.05 WIB dini hari,  Ketua KPU Pematang Siantar, Mangasi Tua Purba menyebutkan, masih harus menunggu hasil koordinasi antara KPU RI dengan Bawaslu RI.

Petugas keamanan berjaga di KPU Pematang Siantar sehubungan rencana pengumuman keputusan baru menyusul putusan DKPP yang memerintahkan Bawaslu Sumut untuk melakukan koreksi atas Putusan Panwaslih Siantar No. 004, Rabu (25/11) dini hari. (bataktoday/ajvg)
Petugas keamanan berjaga di KPU Pematang Siantar sehubungan rencana pengumuman keputusan baru menyusul putusan DKPP yang memerintahkan Bawaslu Sumut untuk melakukan koreksi atas Putusan Panwaslih Siantar No. 004, Rabu (25/11) dini hari. (bataktoday/ajvg)

“Terkait kesimpulan akhir soal surat rekomendasi Bawaslu Sumut yang diperintahkan DKPP untuk mengoreksi Putusan Panwas Pematang Siantar No. 004, masih harus kita tunggu informasi yang valid. Mudah-mudahan besok tanggal 25/11, informasi terkait kejelasan surat tersebut baru kita dapatkan kabarnya,” sebutnya.

Menanggapi pertanyaan wartawan tentang batas waktu tindak lanjut koreksi putusan Panwaslih, Mangasi menjelaskan, masing-masing pihak antara Bawaslu Sumut dengan KPU Kota Pematang Siantar menindaklanjutinya sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Yang diperintahkan untuk melakukan koreksi adalah Bawaslu, bukan KPU Pematang Siantar. Tapi ini kan KPU Pematang Siantar yang dimintakan Bawaslu untuk melakukan koreksi. Ini yang cukup sulit bagi kita. Karena kalau berbicara tentang taat azas, apa yang kita lakukan sebelumnya juga atas dasar taat azas,” papar Mangasi.

Menanggapi pertanyaan BatakToday tentang kesiapan KPU Pematang Siantar jika pasangan Surfenov-Parlin  dibatalkan sebagai peserta, terutama hubungannya dengan surat suara yang telah selesai dicetak, Mangasi mangatakn tidak ada masalah.

“Kita sudah siap. Kita kan sudah excercise kemungkinan-kemungkinan pencetakan surat suara ulang, andaikan hal terburuk kita terima,” terang Mangasi..

Perlu diketahui, sebelumnya KPU Pematang Siantar telah dua kali menyimpulkan dan menyatakan paslon Surfenov-Parlin tidak memenuhi syarat untuk ditetapkan menjadi peserta pilkada. Atas kesimpulan KPU Pematang Siantar, pasangan Surfenov-Parlin dua kali mengajukan gugatan di Panwaslih Pematang Siantar. Akhirnya Panwaslih Pematang Siantar melalui putusan No. 004, tertanggal 12 Oktober 2015, merekomendasikan KPUD harus menetapkan pasangan calon  tersebut menjadi peserta Pilkada 2015. (AT/EM/ajvg)

Foto: Ketua KPU Pematang Siantar, Mangasi Tua Purba, sedang memberikan keterangan pers sehubungan penundaan keputusan atas koreksi terhadap Putusan Panwaslu No. 004, Rabu (25/11) dini hari. (bataktoday/ajvg)

News Feed