oleh

BEKRAF Dukung Jong Bataks Arts Festival #3

Medan, BatakToday

Acara kesenian yang mengangkat histori kebudayaan merupakan sebuah kelangkaan, sebab lajunya arus modernisasi seakan meluluhlantakkan kebanggaan masyarakat, khususnya kaum muda dalam menggaungkan identitas diri sebagai Bangsa Indonesia yang kaya akan keunikan dan kebudayaan.

Upaya Pemerintah dalam mempertahankan kelestarian identitas ini sangat penting dalam mewadahi semangat pemuda yang ingin menyelenggarakan acara kebudayaan, khususnya di kota metropolitan. Medan, sebagai kota dengan multi etnis, suku, agama dan budaya, beruntung memiliki anak-anak muda yang didasari keprihatinan akan persoalan tersebut.

Gaung Sumpah Pemuda semakin bergema di jiwa pemuda-pemudi yang memperjuangkan suksesnya Jong Bataks Arts Festival. Dua kali terselenggara, kini festival ketiga yang mempertunjukan karya-karya anak muda Sumatera Utara dalam bidang seni tari, teater, musik, rupa, film, sastra yang di latar belakangi oleh culture tinggal menghitung hari untuk menuju 25-28 Oktober 2016.

Kegiatan ini akan dilaksanakan di Taman Budaya Sumatera Utara, Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kesuksesan acara ini tidak sekedar oleh siapa yang berada di depan layar, namun juga ditentukan oleh peran dan kepedulian pihak-pihak yang membantu panitia dalam terselenggaranya acara nasionalisme ini.

“Salah satu pendukung suksesnya acara ini pada tahun ini adalah Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF). Kita berharap kegiatan ini semakin berdampak positip dalam pengembangan Seni Pertunjukan berbasis culture di Sumatera Utara,” ungkap Ojax Manalu (Direktur Jong Bataks Arts Festival #3).

Sebagai Lembaga Non Kementerian yang dibentuk resmi oleh Presiden dengan Peraturan Presiden No. 6 Tahun 2015, BEKRAF bertanggung jawab membantu Presiden dalam mengkoordinasikan kebijakan di bidang ekonomi kreatif.

Dalam website resmi yang dilansir dari www.bekraf.go.id, lembaga ini bertujuan untuk memperkuat fungsi perekonomian Indonesia melalui karya-karya kreatif yang diharapkan sebagai tulang punggung.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa Badan Ekonomi Kreatif sangat diperlukan karena sektor ini ditentukan oleh kreatifitas dan sumber daya manusia yang mengelola, jika dibandingkan dengan sektor lain yang bergantung pada eksploitasi alam. Oleh karena itu, BEKRAF memiliki visi menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada 2030 mendatang.

Berhubungan dengan visi tersebut, maka Jong Batak Festival Arts di anggap sebagai potensi besar hasil kreatifitas manusia yang dapat menjadi motivasi munculnya ekonomi kreatif, khususnya bagi masyarakat Sumatera Utara. (rel/ajvg)

News Feed