Berdiri di Ruang Publik, Satpol PP Bongkar 20 Kios di Jalan Bali

Berdiri di Ruang Publik, Satpol PP Bongkar 20 Kios di Jalan Bali

453

Pematangsiantar, Bataktoday

Tim Penegak Peraturan Daerah (TPPD) kembali melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang berdiri di ruang publik, Selasa (23/8). Bangunan yang dibongkar kali ini terletak di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Bali, kelurahan Bantan, kecamatan Siantar Barat.

Sebanyak 20 kios, yang berdiri persis di sisi tembok pekuburan TPU, yang membuat suasana di sekitarnya terkesan kumuh, dan juga berdiri di bahu jalan yang merupakan ruang publik, dibongkar habis.

TPPD memulai pembongkaran sekitar pukul 9.00 WIB, pagi. Pembongkaran sempat mendapat perlawanan dari pemilik kios. Tetapi berkat kerja keras tim, perlawanan warga pemilik bangunan dapat diatasi.

Dengan menggunakan peralatan yang telah dipersiapkan, dalam waktu sekitar satu jam ,akhirnya 20 bangunan kios liar tersebut berhasil dibongkar.

Ketua TPPD Julham Situmorang mengatakan, kepada pemilik ke-20 kios yang melanggar peraturan tersebut sudah dilayangkan surat teguran sebanyak tiga kali, agar membongkar sendiri bangunannya. Namun para pemilik kios masih banyak yang mengabaikan, meskipun sebagian telah mematuhi teguran Satpol PP itu sebelumnya.

“Pembongkaran ini sudah menjadi konsekuensi dari surat teguran, bila diabaikan,” ucapnya.

Julham menegaskan, pembongkaran bangunan liar yang melanggar peraturan masih akan berlanjut.  Melihat hal ini, tim penegak peraturan daerah kota Siantar, masih akan melakukan pengamatan di lapangan terhadap bangunan liar yang ada. Menurutnya, pembongkaran bangunan liar ini untuk menata keindahan kota Pematangsiantar.

“Pembongkaran bangunan melanggar peraturan ini, sudah menjadi program pemerintah kota tahun ini, dalam melakukan penataan kota yang lebih baik,” tegasnya.

Kepada BatakToday, salah seorang pria pemilik salah  satu kios yang enggan disebut namanya, berharap TPPD pemko Siantar adil dalam melakukan pembongkaran bangunan yang melanggar peraturan daerah.

“Harapan saya, Pemko Siantar harus adil melakukan pembongkaran bangunan yang melanggar peraturan daerah. Karena bukan bangunan kios kami saja yang berdiri melanggar peraturan. Masih banyak lagi kios-kios liar lainnya yang bertebaran di kota Siantar. Maka harus dibongkar semuanya, biar adil,” ucapnya sambil membersihkan puing-puing bangunan kiosnya yang dibongkar. (EM)

Foto:

Terlihat salah satu warga menatap kios yang sedang dibongkar oleh Tim Penegak Peraturan Daerah Kota Pematangsiantar, Jalan Bali, kelurahan Bantan, kecamatan Siantar Barat, Selasa 23/8/2016 (bataktoday/em)