Blangko e-KTP Cukup Hingga 2018, Di Siantar ini Hoax?

Blangko e-KTP Cukup Hingga 2018, Di Siantar ini Hoax?

162
Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pematangsiantar, Selasa 22/11/2016 (Foto: doc BatakToday)

Pematangsiantar, BatakToday

Beberapa waktu lalu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut masih ada 7,4 juta keping blangko e-KTP yang tersedia. Blangko ini disebut masih cukup hingga tahun 2018. Sementara di Kota Pematangsiantar, warga masih kesulitan ketika mengurus e-KTP di Disdukcapil Kota Siantar, dengan alasan ketidaktersediaan balangko e-KTP..

Atas permasalahan itu, dalam siaran persnya, Ikatan Wartawan Online (IWO) Siantar-Simalungun menyebut, akan mendesak Disdukcapil Pematangsiantar untuk memberi jawaban atas masalah ini.

Hal itu tercetus dalam rapat koordinasi IWO Siantar-Simalungun yang digelar di warung kopi Nainggolan, Jalan Gereja, Kecamatan Siantar Selatan, Sabtu siang (30/9/2017).

“Kemendagri sudah menegaskan bahwa blangko e-KTP tersedia hingga tahun 2018. Namun, sampai saat ini, warga Siantar masih kesulitan mengurus e-KTP. Disdukcapil selalu beralasan ketersediaan blangko sedang kosong,” tegas Ketua IWO Siantar-Simalungun, Ferry Ojak Perdede.

Oleh sebab itu, Ferry meminta agar para pengurus dan anggota IWO Siantar-Simalungun bergerak untuk menelusuri, melalui medianya masing-masing, dan mencari kepastian tentang ketersedian blangko e-KTP.

“Isu blangko ini harus terus kita telusuri dan kembangkan hingga kita mengetahui akar permasalahan yang sebenarnya. Dengan terangkatnya isu ini, semoga masyarakat Kota Siantar bisa mengetahui dan mendapatkan informasi tentang ketersediaan blangko e-KTP,” jelasnya.

Untuk menjalankan fungsi pers di masyarakat, setiap bulannya sejak Oktober 2017, IWO Siantar-Simalungun berencana untuk mengambil fokus bersama, tentang isu-isu penting menyangkut pelayanan maupun kepentingan publik di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun. (rel/ajvg)