Buntut OTT Saber Pungli Dinkes Simalungun? Empat ‘Korban’ Belum Terima SK

Buntut OTT Saber Pungli Dinkes Simalungun? Empat ‘Korban’ Belum Terima SK

220
Barang bukti berupa sejumlah uang dan daftar 'korban', dalam OTT Saber Pungli di Dinas Kesehatan Simalungun pada 3 Juli 2017 lalu (Sumber Foto: Fb/Humas Polres Simalungun)

Simalungun, BatakToday

Penyerahan Petikan Surat Keputusan (SK) CPNS dari Program Pemerintah Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementerian Kesehatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun yang berlangsung Senin sore (2/10/2017) di Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Simalungun, Pematang Raya, terindikasi menyisakan masalah bagi CPNS yang namanya tercantum sebagai korban pungutan liar saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Saber Pungli di Dinas Kesehatan Simalungun pada tanggal 3 Juli 2017 lalu.

Dari informasi yang diperoleh BatakToday, Senin malam (2/10/2017), 5 (lima) orang CPNS tidak mendapat SK dalam penyerahan tersebut di atas. Diantara 5 orang PTT yang belum menerima SK CPNS ini, 4 orang diantaranya tercatat sebagai korban pungutan liar dalam OTT Saber Pungli pada Juli lalu, yaitu: Pretty Br Malau, Nova Hutahaean, Nora Damanik, dan Maya Sidauruk. PTT lainnya diantara 5 orang yang belum menerima SK CPNS, adalah atas nama Priska Sinaga.

Baca berita terkait: Bukan Hoax! Tim Saber Pungli Poldasu OTT di Dinkes Simalungun

Salah satu keluarga dekat dari PTT yang belum menerima SK ini, mengatakan hal ini suatu kejanggalan.

“Janggal lawei, masak yang tidak terima SK tadi sore, yang empat orang itu namanya ada di daftar pemberi uang pas OTT (OTT Saber Pungli di Dinkes Simalungun,-red.) bulan Juli lalu? Kebetulan macam mana ini, mereka kan korban pungli?” ujarnya melalui sambungan telepon selular.

Belum diketahui alasannya, mengapa kelima PTT ini belum turut menerima SK CPNS dalam penyerahan pada Senin sore (2/10/2017). (ajvg)