oleh

Bupati Asahan: “Ikut Lelang Jabatan, Harus Bebas Narkoba”

Kisaran, BatakToday –

Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang menegaskan, bagi calon peserta yang akan mengikuti lelang jabatan eselon II wajib bebas narkoba. Diperkirakan 8 hingga 12 posisi jabatan eselon II bakal dilelang pada Januari 2017 mendatang.

“Jadi,kalau ada yang mau ikut lelang jabatan, syaratnya harus bebas narkoba. Tes narkoba dilakukan tiga tahap, yakni tes urine, rambut dan ludah,” kata Bupati Taufan di hadapan  anggota KORPRI dalam acara Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke V KORPRI di rumah dinas bupati, Senin (28/11/2016).

Kebijakan itu, terang Bupati Taufan, merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk meningkatkan kredibilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Asahan yang bebas narkoba dan dapat bekerja dengan baik dalam mendukung visi misi Kabupaten Asahan.

Bupati menjelaskan, syarat peserta seleksi harus bebas narkoba dibuktikan dengan hasil pemeriksaan Badan Narkotika Nasional (BNN)  dan menyertakan surat bebas narkoba.

“Sementara itu untuk biaya ditanggung sepenuhnya oleh peserta,” jelas Taufan.

Pelelangan jabatan tersebut akan di lakukan oleh panitia seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama secara terbuka di Kabupaten Asahan.

Ketentuan umum untuk mengikuti seleksi antara lain memiliki pendidikan minimal sarjana, pengalaman 2 tahun dalam jabatan eselon III, pangkat serendah-rendahnya Pembina IVa, usia maksimal 57 tahun, memiliki kompetensi  sesuai dengan jabatan yang dilamar, penilaian prestasi kerja bernilai baik 2 tahun terakhir dan sejumlah ketentuan lainya.

Lelang jabatan tersebut, lanjut Bupati, dilaksanakan berdasarkan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi secara Terbuka. (RH/H-2)

News Feed