oleh

Buruh Ancam Mogok Massal 18 November

Medan, BatakToday

Aksi unjukrasa yang dilakukan Aliansi Buruh Sumatera Utara di depan Kantor Gubernur Sumut mengancam akan melakukan aksi mogok kerja massal pada tanggal 18-19 November 2015. Namun, jika pemerintah mengambil sikap mencabut PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, maka aksi itu tidak akan terjadi.

“Kita akan mogok kerja massal tanggal 18 sampai 19 November jika pemerintah tidak segera mengambil sikap,” ujar orator aksi, Tony Rikson, dalam orasinya didepan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (5/11/2015).

Tony Rikson dalam orasinya mengatakan, buruh menolak PP 78 tahun 2015 yang hanya memberi ruang maksimal 11 persen untuk kenaikan upah buruh. “Kita minta pemerintah Sumatera Utara juga menaikkan UMP, karena gaji yang kita terima saat ini tidak sesuai dengan tingkat kenaikan harga kebutuhan pokok,” ujarnya.

Sebagai wujud kekecewaan terhadap pemerintah, Tony mengajak buruh untuk memboikot pemilukada. “Apa gunanya kita memilih mereka. Mereka hanya akan menjadi koruptor. Mereka hanya memperkaya diri masing-masing tanpa memikirkan nasib buruh,” ujarnya.

Sementara orator menyampaikan orasi yang menyayangkan ketidakhadiran Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menerima para buruh, Mukmin, Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Sumut, melakukan pembicaraan dengan pemimpin-pemimpin kelompok buruh, dan menyepakati untuk mengirimkan 10 orang perwakilan buruh ke Kantor Gubernur untuk membuat kesepakatan, dan hasil kesepakatan akan dikirim ke pemerintah pusat.

“Tadi dewan pengupahan menawarkan perwakilan masuk untuk bicara dan membuat kesepakatan. Kesepakatan akan dikirim ke pemerintah pusat,” ujar Gultom, salah seorang pimpinan massa yang bertemu dengan Mukmin.
Massa pun mengamini, dengan mengirimkan 10 orang perwakilan yang akan merundingkan isi kesepakatan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Sembari menunggu hasil pertemuan dengan Pemprovsu, massa memutar musik dan sebagian dari mereka berjoget. (AFR)

Keterangan Foto:

Dewan Pengupahan Provinsi Sumatera Utara, Mukmin, bertemu dengan pimpinan massa untuk menawarkan pembicaraan secara perwakilan, saat massa melakukan unjuk sara di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro Medan, (5/11).

 

News Feed