CPNS Dinkes ‘Korban’ OTT Saber Pungli Dipanggil Sekda Simalungun

CPNS Dinkes ‘Korban’ OTT Saber Pungli Dipanggil Sekda Simalungun

181
Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Simalungun, Pematang Raya, Selasa 3/10/2017 (Foto: Arif JFV Girsang)

Simalungun, BatakToday

Tiga CPNS Dinas Kesehatan Simalungun yang tidak turut menerima Petikan Surat Keputusan (SK) CPNS dalam acara penyerahan ‘kolektif’ di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Simalungun, Senin sore (2/10/2017), akhirnya dipanggil Sekretaris Daetah (Sekda) Kabupaten Simalungun, Gideon Purba, datang ke ruangannya di gedung Kantor Bupati, Pematang Raya, Selasa petang (3/10/2017), sekitar pukul 16.00 Wib.

CPNS yang belum menerima SK seperti duberitakan sebelumnya, ada 5 orang. Namun hanya tiga orang diantaranya, yaitu Priska Sinaga, Pretty br Malau, dan Nova Hutahaean, yang mendatangi Kantor BKPPD Simalungun untuk minta kejelasan tentang ‘nasib’ mereka.

Ketika tidak menemukan Kepala BKPPD di ruangannya, ketiganya sempat pergi ke Mapolres Simalungun, sekitar pukul 11.45 Wib, untuk melaporkan, karena diperoleh keterangan dari staf di BKPPD bahwa SK untuk mereka memang tidak diterbitkan.

Tidak diketahui pasti proses di Mapolres, mereka kembali ke BKPPD, sekitar pukul 13.30 Wib.

Baca berita terkait: 2 CPNS Saksi Kasus OTT Saber Pungli Dinas Kesehatan Simalungun Belum…

Setelah memasuki ruangan Kepala BPPK beberapa saat, namun tidak dapat beroleh kejelasan dari staf yang ada di tempat itu, kecuali disebutkan Kepala BKPPD sedang mengikuti rapat di tempat lain, akhirnya mereka bertiga memilih menunggu du pekarangan kantor tersebut.

Selama kurang lebih, pantauan BatakToday, ketiganya, diantaranya didampingi keluarganya, terlihat sibuk bolak-balik bertelepon.

Akhirnya, bertepatan dengan jam pulang kantor, ketiganya beserta keluarga yang mendampingi terlihat bergegas menaiki kendaraan yang mereka bawa.

Saat ditanya, salah satu diantaranya menyebut, bahwa mereka dipanggil ke ruangan Sekda Simalungun.

“Kami dipanggil Sekda, pak!” ujar salah satunya, terlihat buru-buru.

Hingga berita ini diterima redaksi, belum diketahui informasi atau kepastian tentang ‘nasib’ CPNS Dinas Kesehatan SImalungun yang belum turut menetima SK CPNS. (ajvg)