oleh

Diduga Langgar Konstitusi Partai, Gus Irawan Dilaporkan ke DPP

Medan, BatakToday

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara dr John Robert Simanjuntak SpOG menyampaikan bantahan atas pernyataan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara Sugiat Santoso dalam pemberitaan yang menyebut “Gerindra Sumatera Utara Tidak Ada Persoalan”.

“Dengan tegas saya katakan, itu semua bohong! Sugiat  melakukan pembohongan  publik,” tegas dr John.

Dilanjutkannya lagi,  permasalahan di DPD Sumut sudah disampaikan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

“Saya selaku sekretaris bersama kawan-kawan dari beberapa DPC, telah melaporkan berbagai persoalan kepada DPP tentang kondisi yang terjadi di Sumatera Utara. Sekaligus meminta Mahkamah Partai untuk memanggil dan menyidangkan saudara Gus Irawan Pasaribu, yang telah berkali–kali melanggar AD/ART dalam melakukan pergantian dan pencopotan DPC tanpa melalui mekanisme partai,” terangnya.

Disebutkan dugaan terjadinya pemalsuan tanda tangan untuk usulan pergantian beberapa Dewan Pengurus Cabang (DPC) di Sumut.

“Bahkan dalam pergantian itu, telah terjadi pemalsuan tanda tangan saya sebagai sekretaris DPD. Diantaranya, pergantian DPC Simalungun, DPC Tobasa, DPC Tapteng dan perombakan struktur DPD. Saya tegaskan, saya sebagai sekretaris, tidak pernah menandatangani surat apapun tentang usulan pergantian tersebut,” papar dr John yakin.

Sekretaris DPD Gerindra ini, dengan didampingi oleh ketua Forum DPC Kolonel Abednego Sembiring, yang juga selaku Ketua DPC Tanah Karo, beserta Ketua DPC Gerindra Tapteng, Ketua DPC Madina telah melaporkan hal itu ke DPP dan mereka (DPP) akan segera memproses serta memanggil Gus Irawan Pasaribu untuk menghadapi sidang Mahkamah Partai.

“Laporan saya juga terkait persoalan Pilkada di kabupaten/kota, seperti Pematangsiantar, dimana Gerindra yang memiliki 3 kursi di DPRD,  gagal mengusung calon walikota dan wakil walikota. Bahkan Tapteng, dengan 5 kursi gagal mengusung calon bupati dan wakil bupati,” sebutnya membeberkan.

Mengacu pada pilkada sebelumnya, pengusulan calon bupati dan walikota di kabupaten/kota di Sumatera Utara tidak melalui mekanisme internal  partai yang sudah disepakati dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda), sehingga menurutnya hal ini  mengakibatkan kacaunya Partai Gerindra di Sumatera Utara.

“Sangat disayangkan sebagai partai terbesar ketiga di Indonesia, telah kehilangan marwah di Sumatera Utara,” sesal dr John.

Dalam rilis yang diterima BatakToday, dr John mengharapkan kebijaksanaan Dewan Pembina Partai, demi kebaikan Gerindra pada masa yang akan datang.

“Untuk itu, diharapkan bapak Prabowo Subianto dengan bijak mencopot Gus Irawan Pasaribu dari kedudukannya sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, demi nama baik dan marwah Partai Gerindra di Sumatera Utara,” harapnya mengakhiri. (rel/ajvg)

News Feed