oleh

Dinas Sosial Belum Temukan Orang Tua Bayi Ini

Pematangsiantar, BatakToday

Sejak menjadi tanggung jawab penuh usai serah terima dengan pihak rumah sakit, Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Dissosnaker) Kota Pematangsiantar belum juga menemukan orang tua bayi laki-laki yang diterlantarkan orang tuanya  di RS Vita Insani pada tanggal 29 Juni 2016.

Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/9), Sekretaris Dinsosnaker, Yusmar Saragih mengaku sangat menyesalkan sikap orang tua bayi, yang dianggapnya tidak mempunyai itikad baik.

“Setelah serah terima, status si bayi menjadi tanggungjawab Dinsosnaker. Makanya kepada pihak kepolisian kita sudah berkoordinasi, namun keberadaan orang tua bayi tetap belum ditemukan,” ucapnya.

Yusmar menambahkan, akibat belum menemukan orang tuanya, si bayi selama ini dirawat di rumah salah seorang pegawai Dinsosnaker.  Menurutnya, ini adalah langkah yang tepat. Dia berharap, orang tua  kandungnya mempunyai niat baik menjemput si bayi di Dinsosnaker.

“Sampai sekarang, belum ada masyarakat yang datang ke Dinsosnaker mengaku sebagai keluarga si bayi,” terangnya.

Menyikapi keadaan ini, Yusmar menegaskan bila dalam waktu dekat orang tua bayi tetap tidak ditemukan, Dinsosnaker akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera utara, dan Kementerian sosial RI, untuk mengetahui prosedur hukum terkait status si bayi, sehingga dapat mengambil solusi ke depannya.

“Kalau pun nantinya Dinsonaker mengambil kebijakan mengenai status si bayi, harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya mengakhiri.

SD Negeri 69 Pekanbaru, beralamat di Jl Tanjung Datuk, Gg SD No.1, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru (doc. edwin jonathan)
SD Negeri 69 Pekanbaru, beralamat di Jl Tanjung Datuk, Gg SD No.1, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru (doc. edwin jonathan)

Dalam pemberitaan sebelumnya disebutkan, sesuai dengan kartu Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS), yang digunakan untuk persalinan pada tanggal 23 Juni 2016, ibu dari bayi laki-laki ini, bernama Thersia Tesalonika Raja Gukguk, alamat rumah, jalan TJ Datuk, Gang SD NO. 018, Kelurahan Tanjung Rahu, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara. Saat itu ibu si bayi datang ke RS Vita Insani didampingi oleh seorang pria mengaku sebagai suaminya, bernama Robin Marpaung, alamat Huta Bagasan, Kecamatan Mandoge.

Ketika BatakToday menghubungi sumber di Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, diperoleh informasi bahwa di kecamatan tersebut tidak ditemukan adanya Kelurahan Tanjung Rahu. Satu-satunya kelurahan yang ada di Kecamatan Limapuluh adalah Kelurahan Limapuluh sebagai ibukota kecamatan.

Akhirnya ketika dicoba melalui mesin pencari, didapatkan nama kelurahan yang mendekati dengan nama kecamatan yang sama, serta nama jalan yang dapat diartikan sama dengan alamat ibu si bayi pada kartu BPJS-nya.

Alamat yang ‘sangat’ mendekati dengan alamat saat mendaftar di RS Vita Insani Pematangsiantar, adalah Jalan Tanjung Datuk, Gang SD No.18, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Saat ini sumber BatakToday di Pekanbaru sedang berupaya menemukan “ibu” si bayi pada alamat yang disebutkan terakhir. (EM)

News Feed