oleh

Dispenda Medan Kembali Buka Pojok Layanan PBB, Bayar Tunggakan Tanpa Denda

Medan, BatakToday –

Dinas pendapatan (Dispenda) Kota Medan kembali menggelar program Pojok Pajak Pelayanan Pembayaran PBB di 4 titik di Kota Medan mulai hari ini, Senin (28/11/2016) sampai Rabu (30/11/2016). Bagi penunggak PBB diberi keringanan berupa penghapusan denda keterlambatan.

“Apabila warga yang selama ini menunggak PBB, dendanya dihapus jika mereka membayar PBB mulai 28 sampai 30 November 2016 di 4 titik pojok pelayanan yang telah kita siapkan,” ujar Kepala Dispenda M Husni saat menghadiri Carnaval Bank Sumut di Lapangan Benteng Medan, Minggu (27/11/2016).

Menurut Husni, kebijakan itu dilakukan untuk memotivasi warga  penunggak PBB yang merasa terbebani dengan denda keterlambatan. Dengan adanya keringanan berupa penghapusan denda, Husni berharap para wajib pajak yang sudah bertahun-tahun menunggak pembayaran PBB akan tertarik membayar kewajibannya.

Dijelaskannya, Pojok Pelayanan PBB dibuka di 4 lokasi, yakni Jalan Gagak Hitam Ring Road (depan Home Centra), Supermarket Irian Marelan, Suzuya Kampung Baru Jalan Brigjen Katamso, dan Merdeka Walk Lapangan Merdeka Jalan Balai Kota Medan.

“Khusus Merdeka Walk buka mulai mulai pukul 09.00 sampai 23.00 WIB sementara tiga lokasi lain mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB,” jelas Husni.

Tidak hanya penghapusan denda, imbuhnya, bagi warga yang membayar PBB di 4 lokasi tersebut juga akan mendapat kupon dengan hadiah menarik yang disediakan oleh Bank Sumut. Kupon itu selanjutnya akan diundi pada malam puncak PBB Fair di Merdeka Walk, Rabu (30/11/2016) malam. Bagi warga yang beruntung, mereka akan mendapatkan hadiah menarik yang telah disediakan oleh Bank Sumut.

Husni menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk mendorong masyarakat memenuhi kewajiban membayar PBB, mulai dari jemput bola dan berbagai rangsangan hadiah menarik, hingga menyedeiakan pojok layanan dengan penghapusan denda.

“Yang terpenting kita jangan putus usaha dan terus memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga masyarakat tergugah dan penuh kasadaran membayar PBB,” jelasnya.

Menurut Husn, dari target penerimaan PBB tahun 2016 sebesar Rp 386 miliar, hingga saat terakhir telah tercapai 85 persen.

“Sampai saat ini ada sekitar Rp 132 Miliar lagi uang PBB yang belum dibayarkan masyarakat,” katanya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Husni berharap setidaknya tambahan penerimaan sebesar Rp 70 miliar akan bisa dicapai hingga akhir tahun. Kita berharap melalui berbagai upaya yang kreatif dan inovatif ini, Oleh karenanya Husni mengajak masyarakat yang belum membayar PBB, terutama yang menunggak untuk memanfaatkan kesempatan membayar kewajibannya tanpa denda dalam 3 hari pembukaan pojok layanan dimaksud.

“Ayo mari kita ramai-ramai membayar PBB di 4 lokasi yang telah kita tetapkan. Ingat, pajak yang saudara-saudara bayarkan itu untuk pembangunan Kota Medan yang kita cintai ini,” pungkasnya. (Swan/rel)

News Feed