oleh

Dokter Juni Simatupang: Eliakim Arogan, Tak Pantas Jadi Ketua DPRD

Pematangsiantar, BatakToday –

Puluhan dokter yang menggelar unjuk rasa menuntut pencopotan Direktur RSUD Djasamen Saragih di Gedung DPRD Pematangsiantar, Kamis (15/9/2016) mengungkapkan kekecewaan atas sikap Ketua DPRD Eliakim Simanjuntak saat menerima kehadiran pengunjukrasa. Eliakim dinilai ngawur dan arogan dalam berkomunikasi dengan pengunjukrasa.

Juru bicara pendemo, dr Juni Simatupang, kepada wartawan usai demo di halaman Gedung DPRD mempertanyakan kemarahan Eliakim saat pendemo menjawab pertanyaan perihal pengganti Ria Telaumbanua jika dicopot.

“Tadi waktu dijawab bahwa kami mempunyai pengganti dr Ria bila DPRD bisa menjamini pencopotannya, si Eliakim terlihat langsung emosi,” ujar dr Juni Simatupang.

Menurut dr Juni, seharusnya Eliakim menyambut positif saat pertanyaannya dijawab, bukan malah marah tanpa sebab yang jelas. Juni juga menampik pernyataan Eliakim bahwa surat tuntutan mosi tak percaya belum disampaikan ke DPRD dan unjuk rasa digelar pada jam kerja.

“Sebelum demo, tadi pagi sudah kami serahkan surat mosi tidak percaya kepada DPRD. Lagian, kami kan demo di luar jam kerja,” ujarnya kesal.

Juni mengaku heran atas buruknya kemampuan Eliakim sebagai Ketua DPRD dalam melakukan komunikasi publik. Menurutnya, bukannya menanggapi tuntutan pengunjukrasa, Eliakim justru mempersoalkan status para pendemo sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Eliakim arogan, dan tidak pantas jadi Ketua DPRD,” katanya ketus.

Dokter Juni menegaskan, dalam waktu dekat para dokter akan menyusun kembali startegi perlawanan, supaya dr Ria dicopot dari jabatannya.

Menanggapi pernyataan pengunjukrasa, Ketua DPRD Eliakim Simanjuntak kepada wartawan menegaskan, mosi tidak percaya terhadap seorang pimpinan harus dibarengi dengan menyiapkan pengganti.

“Sebagai Ketua DPRD, sekarang saya juga mengalami mosi tidak percaya. Tetapi bila saya diganti, sudah disiapkan penggantinya. Berbeda dengan dokter-dokter RSUD yang demo. Menyatakan mosi tidak percaya, tidak ada penggantinya,” katanya. (EM)

News Feed