oleh

Dua Pelaku Begal Dibekuk Polisi di Medan

Medan, BatakToday

Tindak kejahatan berkedok perampasan terhadap korban di jalanan semakin meresahkan warga di Kota Medan. Kepolisian pun terus berupaya melakukan pengamanan. Kini dua pelaku begal yang kerap beraksi di Kota Medan diamankan Unit Reskrim Polsek Medan Timur.

“Dua pelaku yang diamankan yaitu D (17), warga Jalan Amaliun, Gang Panduan, dan Idoi (21), warga Jalan Tuasan. Keduanya dibekuk di dua lokasi terpisah,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu MS Ginting, Senin (10/10/2016). Keduanya diamankan setelah korban dan warga meneriakinya ‘maling’.

Ginting mengatakan, pelaku D ditangkap di Jalan MT Haryono, tak jauh dari lokasi tempat dirinya beraksi. Sementara Idoi ditangkap di Jalan Putri Hijau, depan Capital Building.

“D dan Idoi beraksi bersama 4 rekannya sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka menggunakan tiga sepeda motor,” ujarnya.

Saat melintas di Jalan Cirebon, pelaku mengejar dan menghentikan sepeda motor korban Eza Badrianto (22), warga Lawe Kihing, Bambek, Aceh Tenggara, Aceh. Namun, mahasiswi ini berteriak saat para pelaku mencoba mematahkan kunci kendaraannya.

“Teriakan korban didengar anggota tim antibegal yang berjaga di sekitar Gedung Uniland. Mereka mengejar pelaku dan mengamankannya,” ujarnya.

Dari pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku pernah merampas sepeda motor Honda Vario di Jalan Raden Saleh, depan kantor Wali Kota Medan pada Sabtu (1/10/2016) sekitar pukul 02.00 WIB.

“Dalam aksinya mereka menggunakan modus menghentikan korban, lalu mematahkan kunci dan mengancam dengan senjata tajam, sebelum membawa kabur sepeda motor korban. Kedua pelaku masih kita periksa untuk mengungkap kasus lain,” ujarnya.

Dalam kasus perampokan ini, D dan Idoi dikenakan pasal pencurian dengan kekerasan. “Ancamannya di atas 5 tahun penjara,” katanya. (AFR)

News Feed