oleh

Dugaan Korupsi Dana KONI, Kadispenda Diperiksa Polresta Siantar

Pematang Siantar, BatakToday

Terkait dugaan korupsi alokasi dana hibah Pemerintah Kota Pematang Siantar kepada Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Pematang Siantar, penyidik Satuan Reskrim Polresta Pematang Siantar memeriksa Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Pematang Siantar, Adiaksa Purba, Senin (16/11) sekira pukul 15.30 WIB.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Pematang Siantar, AKP Arnold Julius Simanjuntak melalui Kanit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Ipda Rommel Gultom membenarkan pihaknya melakukan pemanggilan dan pemeriksaan tersebut.

“Ya, kita memeriksa Adiaksa Purba untuk melengkapi berkas KONI yang dikembalikan Kejaksaan Negeri Kota Pematang Siantar. Soalnya, jaksa mengembalikan berkas kami, namanya itu P 19. Hanya melengkapinya itu,” kata Rommel Gultom.

Pengembalian berkas oleh jaksa, menurutnya,  dikarenakan bendahara KONI, Pangeran Siregar  meninggal dunia.

“Bendaharanya kan sudah meninggal, jadi jaksa minta melengkapi lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan Ketua KONI Pematang Siantar, Polin Sinaga sebagai tersangka.

Rommel menyebut, alokasi dana KONI yang dicairkan oleh Pemko sebesar Rp 400 juta dari Rp 2 miliar yang diusulkan.

“Ini masalah aliran dana yang dikucurkan.Diusulkan sebelumnya dua miliar lebih, yang dicairkan empat ratus juta,” katanya.

Pantauan di Polresta Jalan Sudirman, Pematang Siantar, Kadis PPKAD Pemko Pematang Siantar, Adiaksa Purba memasuki ruangan Unit III Satreskrim. Tidak diperoleh persis materi pemeriksaan yang dilakukan penyidik.

Begitu keluar dari ruangan pemeriksaan, Adiaksa Purba yang coba dimintai keterangan, mengaku kedatangannya ke ruangan tersebut untuk memenuhi panggilan penyidik terkait alokasi dana KONI.

“Ya terkait KONI lah itu. Itu pun hanya konfirmasinya mereka itu,” kata Adiaksa singkat sambil berlalu, keluar dari halaman Polresta Pematang Siantar.

Tak cuma Adiaksa, penyidik juga memanggil dan memerika Sekretaris Dinas PPKAD, Masni bersama  anggotanya dan memasuki ruangan Unit III Satreskrim.

Terpisah, Brigadir Holan Sitinjak, penyidik yang menangani pemeriksaan Adiaksa Purba dan Masni, belum bisa memberikan keterangan secara rinci terkait pemeriksaan.

“Hanya dimintai keterangan itu. Masih penyelidikan, belum ada tersangka. Perkara kasus korupsi itu, sabarlah ya,” kata Holan. (Ab).

Foto : Adiaksa Purba saat diperiksa penyidik Polresta Pematang Siantar, Senin (17/11). (bataktoday/ab).

News Feed