oleh

Eddy Sofyan Pj Wali Kota Siantar

Medan, BatakToday-

Setelah melalui proses panjang, akhirnya Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi  melantik tiga Penjabat (Pj) Bupati dan seorang Pj Wali Kota. Erry menekankan agar penjabat yang baru dilantik menjaga stabilitas dan kondusifitas dalam seluruh proses Pilkada hingga usai.

LANTIK KEPALA DAERAH: Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi berfoto bersama usai melantik 4 kelapa daerah dalam acara pengambilan sumpah jabatan dan penandatangana fakta integritas di Aula Martabe, lantai
LANTIK KEPALA DAERAH: Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi berfoto bersama usai melantik 4 kelapa daerah dalam acara pengambilan sumpah jabatan dan penandatangana fakta integritas di Aula Martabe, lantai 2, kantor Gubernur Sumut, Jl Diponegoro Medan, Jumat (16/10).

Empat kepala daerah yang dilantik yakni Anthony Siahaan menjadi Pj Bupati Samosir, Hasiholan Silaen sebagai Pj Bupati Toba Samosir (Tobasa), Bukit Tambunan sebagai Pj Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) dan Eddy Sofyan menajadi Pj Wali Kota Pematang Siantar. Pelantikan berlangsung secara sederhana di Aula Martabe, lantai 2, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (16/10).

Meski menjabat Pj Bupati Samosir, Anthony Siahaan tetap menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Sumut. Demikian juga dengan Hasiholan Silaen tetap menjalankan fungsinga sebagai Asisten Pemerintahan pada Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Setdaprov) Sumut. Bukit Tambunan juga tetap bertanggungjawab atas jabatan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumut. Eddy Sofyan juga menjalankan kewajibannya sebagai Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Sumut.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas langsung di depan para undangan dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Sumut dan sejumlah pimpinan SKPD masing-masing daerah.

Disampaikan Erry, pengangkatan empat kepala daerah tersebut karena berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati sekaligus untuk mengisi kekosongan kepemimpinan sebagai persiapan menjelang pilkada serentak di 23 kabupaten/kota di Sumut sesuai dengan Pasal 201 ayat 9 Undang-Undang No 8 Tahun 2015 tentang Pengangkatan Pejabat Bupati/Walikota yang berasal dari jabatan pimpinan tertinggi pratama.

Pj Bupati dan Pj Wali Kota yang baru dilantik diminta untuk menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi) dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah masing-masing, sesuai aturan perundang-undangan.

“Penjabat diimbau untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi jika ada kebijakan yang bersifat fundamental. Pemerintah provinsi selanjutnya akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri,” sebut Erry.

2.AMBIL SUMPAH: Para Penjabat Kepala daerah saat diambil sumpahnya di gedung Martabe Gubernur Sumut, Jumat (16/10).
AMBIL SUMPAH: Para Penjabat Kepala daerah saat diambil sumpahnya di gedung Martabe Gubernur Sumut, Jumat (16/10).

Erry juga mengingatkan, Pj Bupati dan Pj Wali Kota yang baru dilantik untuk melanjutkan program pembangunan sesuai perencanaan dan penganggaran yang telah dirumuskan Bupati dan Wali Kota sebelumnya.

“Tanggungjawab Pj Bupati dan Pj Wali Kota merupakan masa transisi. Untuk itu, jangan melakukan perubahan yang bersifat fundamental sehingga mengganggu berlangsungnya program yang telah dijalankan pejabat sebelumnya,” sebut Erry.

Juga dipesankan agar memegang komitmen menyukseskan pelaksanaan pilkda di daerah masing-masing dengan merangkul legislatif, eksekutif, judikatif dan seluruh komponen masyarakat.

“Jaga netralitas PNS dan tanamkan tekad Sumut menjadi contoh minim sengketa pada pilkada serentak secara nasional. Salah satu tugas utama Penjabat Bupati dan Walikota yang baru dilantik adalah menyukseskan agenda nasional yakni pilkada serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015 mendatang,” pesan Erry.

Khusus kepada Pj Bupati Humbahas, Erry berpesan untuk menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan antar umat beragama, terkait masuknya pengungsi akibat konflik intoleransi di wilayah Aceh Singkil, Aceh.

Usai pengangkatan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas, Tengku Erry Nuradi dan para undangan memberikan ucapan selamat kepada kepala daerah yang dilantik. (AFR)

 

News Feed