oleh

Eliakim: DPRD Siantar Siap Tes Urine!

Pematang Siantar, BatakToday

Seusai pelaksanaan tes urine untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) pejabat eselon II dan III Pemko Siantar yang dilangsungkan di lapangan Rindam I/BB Pematang Siantar, Jumat (7/4) pagi, Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Eliakim Simanjuntak mengatakan DPRD Siantar siap untuk menjalani tes urine.

“Kita dari DPRD Siantar siap menjalani tes urine, dan hasilnya diumumkan secara terbuka kepada masyarakat. Tinggal menunggu kesediaan BNN, kalau kita siap kapan saja,” kata Eliakim.

Namun politisi Partai Demokrat ini memberikan satu syarat bahwa tes harus oleh BNN, bukan rumah sakit.

“Kalau rumah sakit yang melaksanakan tes urine, terus terang kita tidak mau, harus BNN yang melaksanakan,” ujarnya tanpa alasan.

Ketika ditanya sanksi untuk angggota DPRD, jika ditemukan positif memakai narkoba, dia menyebut tidak ada aturan tentang hal tersebut.

”Secara aturan tidak ada sanksi terhadap anggota DPRD jika terbukti positif menggunakan narkoba. Yang penting secara moral dia harus  bertangggung jawab kepada masyarakat dan biarlah partainya yang menilai kader yang terkena narkoba. Intinya, DPRD Siantar siap mengikuti tes urine untuk membuktikan kita bebas dari narkoba,” terangnya saat itu.

Terpisah, ketika BatakToday mengkonfirmasi pernyataan Eliakim tersebut kepada Faith Manalu, koordinator unjuk rasa mahasiswa saat menuntut kepedulian DPRD terhadap darurat narkoba di Siantar, sehari sebelumnya, Kamis (7/4), ia menyampaikan apresiasi jika benar Eliakim menyatakan demikian.

”Kita sangat  setuju DPRD menjalani tes urine. Bahkan jika anggaran DPRD Siantar untuk melakukan tes urine tidak ada, kita dari mahasiswa siap untuk mengumpulkan koin membiayai tes itu. Dengan catatan, tes itu harus terbuka dan hasilnya langsung diumumkan kepada publik,” ucapnya saat ditemui BatakToday, Jumat (8/4).

Mahasiswa ari berbagai elemen melakukan unjuk rasa mendesak kepedulian DPRD untuk pemberantasan narkoba di Siantar, diantaranya Sahabat Kelompok Cipayung, Lingkungan (SaLing), dan GMNI Siantar Simalungun, Jalan Adam Malik, Pematang Siantar, Kamis 7/4/2016 (em/bataktoday)
Mahasiswa dari berbagai elemen melakukan unjuk rasa untuk mendesak DPRD untuk peduli pemberantasan narkoba di Siantar, Jalan Adam Malik, Pematang Siantar, Kamis 7/4/2016 (em/bataktoday)

Perlu diinformasikan bahwa Eliakim telah menyebut hal yang sama tentang kesiapan DPRD menjalani tes urine kepada mahasiswa yang melakukan unjuk rasa menuntut kepedulian DPRD Siantar dalam pemberantasan peredaran narkoba di kota ini pada Jumat (7/4) lalu.

Mahasiswa Tuding DPRD Siantar Tidak “Anti” Narkoba

Mahasiswa Kelompok Cipayung, Sahabat Lingkungan (SaLing) dan ALiansi Mahasiswa Kota Siantar yang melakukan unjuk rasa ke Mapolresta Siantar pada Kamis (7/4) lalu, tanpa sepengetahuan aparat keamanan, mereka “ambil kesempatan” untuk unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Siantar, menjelang tengah hari.

Dalam orasinya, kordinator lapangan dari SaLing, Agus Tarigan menyampaikan tudingannya tentang ketidakpedulian DPRD Siantar akan kondisi darurat narkoba di kota ini.

“Junimart Girsang anggota DPR RI dari dapil ini saja sudah membahas keadaan darurat narkoba di Siantar ini, masa bapak ibu di DPRD kota ini, yang harusnya lebih mengetahui kondisi kota Siantar, tidak pernah menyatakan sikap untuk pemberantasan narkoba. Jelas kami kecewa dengan ketidakpedulian DPRD Siantar ini, yang katanya peduli dengan rakyat” teriak Agus sekaligus meminta ketua DPRD keluar menemui mereka.

Koordinator aksi lainnya, Faith Manalu dari GMNI mendesak agar DPRD Siantar menunjukkan kepeduliannya terhadap keadaan darurat narkoba di kota Siantar.

“DPRD harus bersedia untuk lakukan tes urine, dan hasilnya dipublikasikan pada masyarakat. Kami minta DPRD Siantar memfasilitasi pertemuan dengan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kota Siantar dalam keadaan darurat narkoba, dan harus mandapat perhatian khusus dari Forkopimda,” serunya dalam orasi itu.

Sekitar setengah jam berorasi, massa yang datang akhirnya dijumpai Ketua DPRD Siantar Eliakim Simanjuntak bersama beberapa anggota DPRD lainnya.

Eliakim menolak disebut tidak peduli tentang keadaan darurat narkoba di Siantar.

“Kami peduli dengan kota Siantar yang sudah darurat narkoba ini, Hal ini terbukti dengan akan dilakukannya tes urine untuk Aparatur Sipil Negara dalam waktu dekat ini. Itu merupakan bukti DPRD kota Siantar bekerja. Kami juga siap untuk menjalani tes urine kedepannya. Untuk pertemuan dengan Forkopimda,  itu nantinya akan kita jadwalkan,” jawab Eliakim menanggapi unjuk rasa mahasiswa.

Atas jawaban itu, koordinator aksi Faith Manalu menekankan bahwa mereka memegang janji Eliakim tersebut.

“Baik kawan-kawan, kita akan pegang janji DPRD ini. Kalau nanti biaya untuk tes urine DPRD Siantar tidak ada, kami mahasiswa juga siap mengumpulkan koin. Buktikan DPRD Siantar bebas dari narkoba,” ucap Faith sebelum mahasiswa bergerak menuju kantor BNN Kota Siantar. (EM)

Foto:

Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Eliakim Simanjuntak, saat menghadiri tes urine pejabat PNS eselon II dan III Pemko Siantar, Lapangan Rindam I/BB, Pematang Siantar, Jumat 8/4/2016 (em/bataktoday)

News Feed