oleh

Erry Nuradi: Saatnya Pelaku UMKM Kuasai Teknologi Informasi

Medan, BatakToday

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Sumut akhir Desember 2014, jumlah koperasi di Sumut tercatat sebanyak 12.273 unit, usaha mikro 1.570.510 unit,  usaha kecil 762.642 unit dan usaha menengah 200.742 unit.

Pelaku UMKM diminta untuk meningkatkan kualitas dan mutu hasil produksinya sehingga mampu bersaing dengan produk negara Asean. Jika tidak, produk dalam negeri akan kalah di pasaran, apalagi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) akan dimulai akhir Desember 2015 mendatang.

Menurut Pelaksana Tugas Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, kegiatan Pameran Produk Kerajinan Unggulan Pelaku UMKM Sumut 2015 menjadi salah satu upaya dalam membuka peluang pasar.

Erry menegaskan, promosi mutlak dilakukan untuk mendukung pemasaran hasil produksi. Tak hanya melalui pameran, tetapi juga melalui media cetak, elektronik maupun media online.

“Tekologi Informasi saat ini semakin berkembang. Tak ada lagi batas dan jarak dalam berkomunikasi, begitu juga dalam bidang promosi. Pelaku UMKM sudah saatnya menguasai teknologi informasi,” ujar Erry pada pembukaan Pameran Produk Kerajinan Unggulan Pelaku UMKM Sumut 2015 di Merdeka Walk, Jalan Balaikota Medan, Senin (16/11).

Erry mengingatkan, kondisi saat ini dengan jumlah pelaku UMKM bisa sebagai tantangan sekaligus peluang. Pelaku UMKM harus meningkatkan kualitas dan mutu produknya masing-masing agar dapat bersaing di era MEA yang akan datang.

“Tak cukup itu saja, kita juga harus menanamkan rasa cinta terhadap produk dalam negeri,” ujarnya.

Hadir pada pembukaan pameran, Penjabat (Pj) Wali Kota Medan Randiman Tarigan, sejumlah bupati atau perwakilannya, serta sejumlah pihak terkait.

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengimbau pemerintah kabupaten/kota di Sumut segera menerapkan Program Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) yang dapat mempermudah proses perizinan, terutama bagi UMKM dalam memperoleh izin usaha sebagai salah satu syarat mendapatkan suntikan dana dari dunia perbankan.

“Bupati atau wali kota harus mendelegasikan satu atau dua izin di kecamatan untuk usaha berskala kecil seperti UMKM, sehingga perangkat kecamatan bisa menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat,” jelas Erry.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, M Zein mengatakan, kegiatan Promosi dan Pasar Produk UMKM Sumut 2015 berlangsung selama lima hari sejak 14 hingga18 November 2015.

“Tujuan kegiatan ini memberikan dukungan pengembangan jiwa dan semangat kewirausahan. Kita juga mendorong meningkatnya UMKM, baik kuantitas dan kualitas di Sumut,” harap Zein.

Promosi dan Pasar Produk UMKM Sumut 2015 diikuti 60 peserta dari sejumlah kedinasan di bawah Pemerintah Provinsi Sumut, BUMN, swasta, perguruan tinggi dan UKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Sumut.

“Kegiatan Promosi dan Pasar Produk UMKM Sumut 2015 ini digelar dalam rangka kesiapan Pemprov Sumut meningkatkan daya saing produk UMKM dalam menghadapi MEA,” sebut Zein.

Dalam kesempatan itu, Plt Gubernur Sumut menyerahkan penghargaan secara simbolik kepada enam kepala daerah, yakni Serdang Bedagai, Langkat, Batubara, Pakpak Bharat, Padang Lawas Utara, dan Medan, atas kepeduliannya terhadap pengembangan UMKM di daerah masing-masing dengan mendelegasikan kewenangan kepada pihak kecamatan dalam menerbitkan izin usaha.

Erry juga menyerahkan kartu debit kepada sejumlah UMKM yang telah mengurus izin usaha melalui Program Paten serta pemberian penghargaan kepada wirausahawan terpopuler di Sumut yang telah mengangkat dan mengharumkan nama Sumut, yakni Ucok Durian, Bika Ambon Zulaikha dan Bolu Meranti. (AFR)

Foto : Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi bersama Kepala Perwakilan BI Wilayah Sumut Difi A Johansyah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara M Zein, dan pejabat lainnya, memukul gondang saat membuka  Pameran Produk Kerajinan Unggulan Pelaku UMKM Sumut 2015 di Merdeka Walk, Jalan Balaikota Medan, Senin (16/11). (bataktoday/afr).

News Feed