oleh

Fraksi Nasdem Kritik Rendahnya Serapan APBD Kota Binjai

Binjai, BatakToday –

Walikota Binjai diwakili Sekda Elyuzar Siregar menyampaikan pidato pengantar nota keuangan pengajuan rancangan peraturan daerah (ranperda) Perubahan APBD Kota Binjai Tahun Anggaran 2016 pada sidang paripurna DPRD, Selasa (20/9/2016)

Dalam ranperda yang diajukan, terdapat kenaikan anggaran pendapatan sebesar Rp 63 miliar (6,40%) dari Rp 985 miliar menjadi Rp 1,048 triliun. Sedang anggaran belanja daerah naik sebesar Rp 24 miliar  (2,35%) dari sebelumnya Rp 1,023 menjadi Rp 1.047 triliun.

Sekda menjelaskan, peningkatan anggaran belanja terjadi pada kelompok belanja langsung maupun tidak langsung. Untuk kelompok belanja tidak langsung, tambahan anggaran dialokasikan untuk penambahan belanja pegawai,  subsidi dan hibah. Sedangkan penambahan belanja langsung dialokasikan antara lain untuk kegiatan penyusunan DED Pasar Tapiv yang terbakar beberapa waktu lalu, melanjutkan pembangunan pasar tradisional modern yang sempat terhenti, serta reviu DED gedung DPRD Kota Binjai agar pembangunannya dapat dilaksanakan tahun depan.

Penyampaian pengantar nota keuangan dilanjutkan dengan pemandangan umum fraksi Nasdem dan Gerindra.

Juru bicara fraksi Nasdem Edy Putra Sitepu mengkritik rendahnya serapan anggaran belanja tahun berjalan yang baru mencapai 47 persen. Ia mendesak agar pada sisa tiga bulan ke depan realisasi pembangunan bisa tercapai. Sedangkan jurubicara fraksi Gerindra Suharjo mengingatkan agar honor bilal mayit, penggali kubur dan guru mengaji bisa segera dicairkan. Selain itu Sekolah Dasar (SD) negeri yang tidak ada muridnya agar dialihfungsikan menjadi tsanawiyah negeri. (NK/rel)

News Feed