oleh

Futsal, Olahraga Paling Digandrungi di Siantar

Pematang Siantar,BatakToday-

Masyarakat Kota Pematang Siantar memang unik. Ketika penguasa kota tidak perduli terhadap pembinaan dan fasilitas olahraga di kota ini, masyarakat memilih untuk mencari solusinya, ketimbang meratapi Stadion Sangnaualuh atau Lapangan Horbo (sebutan lain untuk Lapangan Farel Pasaribu) yang tidak layak lagi mereka gunakan untuk berlatih dan bertanding sepakbola.

Dan futsal menjadi jawaban bagi penggemar olahraga sepakbola. Dengan ukuran lapangan yang jauh lebih kecil, kalangan swasta tertarik untuk menanamkan investasi.

Demikian juga masyarakat penggila sepakbola. Tanpa kehadiran pemerintah kota dalam pembinaan olahraga, mereka masih mampu mengumpulkan sekedar sepuluh orang untuk bisa bermain futsal.

Futsal adalah permainan bola yang dimainkan oleh dua tim, masing-masing beranggotakan lima orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke gawang lawan, dengan memanipulasi bola dengan kaki. Selain lima pemain utama, setiap regu juga diizinkan memiliki pemain cadangan. Tidak seperti permainan sepakbola dalam ruangan lainnya, lapangan futsal dibatasi garis, bukan net atau papan.

Beberapa tahun terakhir, futsal menjadi olahraga favorit kaum Adam di Pematang Siantar.

Pantauan BatakToday, Sabtu (16/1) sekitar pukul 18.00 WIB di empat lokasi lapangan futsal, yakni Bolon Futsal, Sriwijaya Futsal, Mari Futsal dan Mahkota Futsal, dipadati pengunjung untuk bermain atau pun menonton pertandingan futsal.

Edy (18) mewakili timnya yang sedang istirahat usai bertanding di Mari Futsal mengaku bermain futsal karena hobi.

“Karena nggak susah Bang, untuk mengumpulin pemain hanya dengan lima orang pemain saja sudah bisa. Cari lawan untuk main sekalian berolahraga. Kebetulan saya hobi sepakbola, Bang. Jadi kalau mau main futsal, kami janjian dulu sama lawannya, biar lapangan dipesan. Untuk biaya sewa  lapangan, biasanya setengah-setengah, sekalian menjalin kebersamaan,” kata Edy dengan wajah sumringah.

Hal senada diungkapkan Frengky (24), salah seorang pegawai swasta, ketika ditemui di Mahkota Futsal Jalan Kertas.

“Tak terlalu merepotkan, Lae. Tinggal pesan lapangan dan janjian sama kawan-kawan. Pemain yang mau dikumpulkan tidak banyak, hanya dengan 10 orang saja kami sudah bisa bentuk dua tim. Jadi beda dengan sepakbola yang harus mengumpulkan banyak pemain,” ujar Frengky..

Dia mengaku, sekali seminggu rutin main futsal, dan mereka memiliki kas keuangan untuk menyewa lapangan futsal.

“Biasanya kita main setiap hari Sabtu gini, kantor kan libur. Kebanyakan kawan-kawan ini kerja, Lae. Jadi main futsal hari Sabtu lah, sekalian kumpul-kumpul,” tukas Fengki dengan wajah ceria. (EM)

Foto: Suasana di salah satu lapangan futsal di Kota Pematang Siantar, Sabtu (16/1/2016). (bataktoday/em)

News Feed