Gelper Tembak Ikan Jalan Kartini 48 Buka Lagi, Polres Siantar Salah Gerebek?

Gelper Tembak Ikan Jalan Kartini 48 Buka Lagi, Polres Siantar Salah Gerebek?

161
Gelanggang permainan 'tembak ikan' Jalan Kartini 48, buka kembali setelah tutup beberapa hari pasca penggerebekan oleh Polresta Pematangsiantar pada hari Kamis 28/9/2017, Pematangsiantar, Selasa malam 3/10/2017 (Foto: Arif JV Girsang)

Pematangsiantar, BatakToday

Gelanggang permainan (gelper) ‘tembak ikan’ Jalan Kartini 48, dahulu bernama Abi Zone, digerebek tim dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pematangsiantar pada Kamis malam (28/9/2017), pekan lalu. Pada malam setelah penggerebekan dilakukan, tempat ini ‘langsung’ tutup dan selama beberapa hari dipasangi garis polisi. Namun, Selasa pagi (3/10/2017), tempat ini kembali beroperasi seperti sedia kala.

Baca berita terkait:

Gelper Tembak Ikan Jalan Kartini 48 Digerebek Polresta Siantar

Gelper Tembak Ikan Jalan Kartini 48 Tutup, Dipasangi Garis Polisi

Minta namanya tidak disebut dalam pemberitaan, salah satu pedagang makanan di bilangan Jalan Kartini, Pematangsiantar, yang turut menyaksikan pihak Polresta Siantar datang melakukan penggerebekan dan mengangkut karyawan serta beberapa pemain saat itu, dengan nada menyindir, kepada BatakToday mengatakan, kemungkinan sebelum melakukan penggerebekan, pihak kepolisisan belum memiliki dasar hukum yang kuat, Selasa malam (3/10/2017).

“Mungkin belum lengkap pasalnya, bang. Atau polisinya salah gerebek, cuma buru-buru saja kemarin itu. Jangan-jangan bukti pelanggaran hukumnya tidak cukup. Barangkali yang di sini tidak dianggap judi, makanya boleh buka lagi. Padahal kalau dilihat cara membawa orang-orang malam itu, macam betul aja,” ujarnya diikuti tawa, tanpa menjelaskan secara detil arti kata ‘macam betul’.

Diketahui pada malam penggerebekan itu, sejumlah karyawan dan pemain, diangkut dengan menggunakan truk Polresta Pematangsiantar. Dari pantauan BatakToday, setidaknya 19 orang diangkut untuk diamankan tim Polresta Pematangsiantar dalam penggerebekan itu. (ajvg)