oleh

Geobike Caldera Toba #3: “Terbang” dari Silangit ke Siantar

Medan, Batoday

Penyelenggaraan Geobike Caldera Toba #3 atau GCT#3, tidak lama lagi akan dimulai. Detil rute perjalanan yang akan dilalui para goweser dan kegiatan di dalamnya, 7-9 April 2017, telah dipersiapkan Rumah Karya Indonesia-Medan, sebagai penyelenggara event.

Menyusuri jalan-jalan di perbukitan sekitar Danau Toba, dan di Pulau Samosir, menikmati keindahan alamnya sambil mengayuh sepeda dan kemudian mendapat sajian kuliner pertunjukan seni budaya masyarakat di Kawasan Danau Toba.

Secangkir Kopi Lintong (Foto: Surti Handayani)
Secangkir Kopi Lintong (Foto: Surti Handayani)

Berangkat dari Medan, menuju titik start di Silangit, pada hari Jumat sore (7/04). Bagi peserta dari kota lain yang berdekatan dengan Silangit atau dari arah yang berbeda dapat berangkat sendiri ke lokasi penginapan malam pertama kegiatan ini.

Setelah makan malam, berkenalan dengan sahabat baru sesama goweser, dari berbagai daerah dan berbagai latar belakang komunitas maupun profesi. Tentu perkenalan ini akan memberikan kesan dan menjadi kenangan tersendiri, sekalipun kebersamaan di atas dan ‘di bawah’ sepeda selama GCT#3 hanya berlangsung tiga hari.

Start keesokan harinya, Sabtu (8/04), dari Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. Tak lama setelahnya, peserta akan singgah sejenak di Pasar Tradisional Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, sekaligus untuk menikmati Kopi Lintong, yang dikenal sebagai salah satu kopi Arabica terbaik di Sumatera Utara, yang dijadikan bahan baku produk Kopi Starbuck.

Onan Lintong Nihuta, Humbahas (Foto: Johnny Siahaan)
Onan Lintong Nihuta, Humbahas (Foto: Johnny Siahaan)

Dari tempat ini, menuruni perbukitan menuju Bakkara, untuk selanjutnya menyeberang dengan kapal menuju Onan Runggu, Kabupaten Samosir. Sambil makan siang di kapal, peserta sekaligus dapat menikmati pemandangan Danau Toba dan Geodiversity, yakni Kaldera Sibandang, hasil letusan gunung api 74 ribu tahun lalu.

Selanjutnya, gowes dari Onan Runggu menuju Tomok dengan beberapa stop point yang menarik. Dari Onan Runggu, menyusuri lintasan dengan pemandangan Danau Toba, hinggga Aek Natonang, yaitu danau kecil di Pulau Samosir.

Salah satu pemandangan Geoarea Sibandang (Foto: Dearman Damanik)
Salah satu pemandangan Geoarea Sibandang (Foto: Dearman Damanik)

Sebelum mencapai Tuktuk Siadong, peserta dapat menikmati pasar souvenir di Tomok. Menjelang senja berakhir, goweser disambut di Hotel Duma Sari, Tuktuk. Setelah menghabiskan makan malam, akan dilanjutkan dengan sejumlah acara hiburan dan ramah tamah.

Keesokan harinya, Minggu (10/04), seluruh peserta kembali menyeberang dengan kapal ke ‘daratan Sumatera’, ke Tigaras, Kabupaten Simalungun. Dari pelabuhan Tigaras peserta menyusuri lintasan mendaki menuju Sidamanik, sekaligus menikmati Geoarea Haranggaol yang dapat disaksikan dari perbukitan di sepanjang lintasan ini.

Hamparan kebun teh, Sidamanik (Foto: Maha Dharma Saragih)
Hamparan kebun teh, Sidamanik (Foto: Maha Dharma Saragih)

Di depan akan disambut perkebunan teh Sidamanik, tempat dimana gowes diperkenalkan dengan Biodiversity yang merupakan bagian dari Geosite dalam GCT#3.

Setelah melintas di tengah perkebunan teh, dan kemudian menikmati jalan yang membelah lahan persawahan, titik finish Kota Pematangsiantar menanti goweser dengan Panggung Budaya sebagai Culturediversity yang diperkenalkan melalui Geobike Caldera Toba #3 ini.

Sekali lagi, event Geobike Caldera Toba #3 ini adalah gowes di Kawasan Danau Toba, dengan konsep Fun Bike sekaligus memperkenalkan Geoarea dan Geosite, dengan keberagaman di dalamnya berupa Geodiversity, Biodiversity, dan Culturediversity. (ajvg)

#WonderfulDanauToba #PesonaIndonesia

#PesonaDanauToba #rumahkaryaindonesia

Jadwal Geobike Caldera Toba #3 (ist)
Jadwal Geobike Caldera Toba #3 (ist)

News Feed