oleh

Gerakan Berbagi Buku untuk Rumah Parguruan

Laguboti, BatakToday,

Beberapa waktu lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas HKBP Nommensen menggelar aksi sosial penggalangan dana dan buku yang diberi tema “Gerakan Berbagi Buku” di Kompleks Universitas HKBP Nomensen, Medan.

Dari aksi tersebut terkumpul sebanyak 500 eksamplar buku bacaan, buku tulis, buku gambar
dan peralatan tulis untuk disumbangkan kepada Ruma Belajar (Rumah Belajar).

Bantuan ini kemudian disampaikan ke Ruma Parguruan di Bibiraek-Desa Ompu Raja Hutapea Timur, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir. Bantuan ini diterima oleh ketua Ruma Parguruan, Boy Raja Marpaung, yang juga alumni dari Fakultas Hukum Universitas HKBP Nomensen, Jumat (04/08/2017).

Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen, saat menyerahkan bantuan ke Ruma Parguruan (Foto: jmh)
Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen menyerahkan bantuan kepada Boy Raja Marpaung (tengah, kaus putih), Ketua Ruma Parguruan (Foto: jmh)

Kunjungan mahasiswa Universitas HKBP Nommensen ini berlangsung sejak Jumat, 04/08 hingga Senin 07/08-2017. Disamping menyampaikan bantuan teraebut, mereka juga melakukan kegiatan pemutaran film bertemakan pendidikan, ‘lapak baca’ dan panggung kreatif.

Selain anak-anak Ruma Parguruan kegiatan belajar-mengajar yaang diselenggarakan, diikuti oleh  guru dan pelajar dari SD Negeri 173554 yang bertempat di Aula Sekolah Minggu HKBP Paronan Nagodang.

Anak-anak saat menikmati buku-buku bacaan, bantuan Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen (Foto: jmh)
Anak-anak saat menikmati buku-buku bacaan, bantuan Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen (Foto: jmh)

Menurut Yeni Horas Sihite sebagai Ketua Panitia kegiatan Gerakan Berbagi
Buku, selain kegiatan belajar-mengajar, mahasiswa yang datang juga menyampaikan hal-hal menyangkut isu lingkungan.

“Kegiatan ini kami optimalkan dalam waktu tiga hari. Kedatangan kami tidak hanya untuk berbagi buku untuk anak-anak Desa Bibiraek, namun juga pemutaran film pendek mengenai budi pekerti serta hal-hal yang terkait dengan bagaimana menjaga lingkungan hidup, budaya dan adat istiadat. Konsepnya bermain sambil belajar.” sebut Yeni. (jmh)

News Feed