oleh

Hari Ke-584: Berapa Lama Lagi Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi PD PAUS?

Pematangsiantar, BatakToday

Penyidikan atas Kasus Dugaan Korupsi di tubuh Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS) Pematangsiantar, saat ini telah memasuki hari ke-584 sejak diterbitkannya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) oleh Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, dengan nomor surat: Print.Dik.01/N:.12/FD.1/12/2015, tertanggal 14 Desember 2015.

Baca berita:

Kajari Siantar: Pers Kawal Penyidikan Kasus Tipikor PD PAUS

475 Hari Penyidikan Tanpa Tersangka, Selamat untuk Kejari Siantar…!

Terlalu…! 500 Hari Penyidikan Tanpa Penetapan Tersangka…!

Belum diketahui status atau perkembangan terbaru dari penyidikan terhadap kasus ini. Dalam beberapa pemberitaan BatakToday disebutkan, Kejaksaan Negeri Pematangsiantar menyampaikan informasi bahwa penanganannya masih dalam tahap Audit Perhitungan Kerugian Negara oleh BPKP Perwakilan Sumatera Utara, Medan.

Baca juga berita:

14 Bulan Kasus PD PAUS Tanpa Tersangka, Kejari Siantar Tunggu Anak…

Kasus PD PAUS: OTT Gaya Siantar, Operasi Tanpa Tersangka

Informasi tentang status penyidikan kasus ini, terakhir kali diperoleh BatakToday, melalui copy surat resmi yang dikeluarkan Kejari Siantar tanggal 7 Maret 2017, sebagai jawaban atas surat yang sebelumnya dilayangkan beberapa organisasi kemahasiswaan dan elemen lainnya di Kota Pematangsiantar, yaitu PERKASA (Persatuan Pedagang Kecil Eks Terminal Sukadame), Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Siantar-Simalungun, GMNI Siantar-Simalungun, dan Lembaga Kajian Publik dan Politik (LKP2) Pematangsiantar.

Baca: Kasus PD PAUS: Kejari Siantar “Peralat” Instruksi Presiden

Dalam surat Kejaksaan Negeri Pematangsiantar saat itu, ‘hanya’ menyebut kasus PD PAUS sedang dalam proses penyidikan dan menyebut tidak akan mengekspos segala kasus sebelum adanya penuntutan (tentunya termasuk kasus tersebut,-red.), sesuai instruksi Presiden RI pada tanggal 19 Juli 2016 lalu.

Diketahui sebelumnya penyidikan kasus ini dimulai tanggal 14 Desember 2015 ketika Kejari Siantar masih Masril SH MH. Hingga Masril pindah tugas ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, belum satu tersangka pun ditetapkan dalam kasus ini. Saat ini Kejari Siantar dipimpin oleh Ferziansyah Sesunan SH, yang baru dilantik minggu lalu, Rabu 12 Juli 2017. (ajvg)

News Feed