oleh

Hari Ini Pembukaan Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-V

Kampong Tanjung Gusta, Bataktoday-

Kongres Masyarakat Adat Nusantara Ke-V yang beberapa rangkaian kegiatannya telah dimulai sejak hari Rabu (15/03/2017) lalu, secara resmi akan dibuka pada hari ini, Jumat 17 Maret 2017, pukul 09.30 Wib, mengambil tempat di Ruang Sidang Utama, Kampong Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara.

Masyarakat Adat adalah pilar utama pluralisme di Indonesia dan benteng untuk pelestarian lingkungan hidup. Namun hingga kini Masyarakat Adat masih belum mendapatkan perlindungan dan pemenuhan hak-haknya sebagai warga negara. Karena itu Masyarakat Adat dari berbagai pelosok Nusantara akan merancang dan menentukan arah gerakan perjuangan selama lima tahun ke depan di Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke-V (KMANV) di Kampong Tanjung Gusta, Sumatera Utara, pada 13–19 Maret 2017.

KMAN V menjadi event sangat penting karena akan menyoroti peran pemerintah dan non-pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik bagi Masyarakat Adat di Nusantara. Dari Kongres ini Masyarakat Adat akan menentukan sikap apakah akan tetap mengambil langkah dialog dengan pemerintah seperti 10 tahun terakhir atau langkah konfrontatif. 

Dalam relis yang diterima disebutkan, Kongres akan diikuti oleh sekitar 5.000 peserta mewakili komunitas-komunitas Masyarakat Adat anggota Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), organisasi-organisasi nasional dan internasional, kedutaan besar, dan Pemerintah Indonesia. Saat ini AMAN adalah organisasi masyarakat adat terbesar di dunia dengan beranggotakan 2.279 komunitas adat. AMAN melayani anggotanya melalui satu Pengurus Besar, 21 Pengurus Wilayah, dan 116 Pengurus Daerah.

Situs resmi AMAN, www.aman.or.id, sebelumnya melansir, bahwa hari pembukaan secara resmi Kongres ini, sekaligus dimaknai sebagai hari perayaan atas pencapaian dan sejarah gerakan Masyarakat Adat.

Acara ini mencakup Upacara Wilayah Adat, Parade Masyarakat Adat, Dialog bersama pemerintah nasional dan daerah, serta Festival Kuliner Nusantara.

Sebelumnya juga disebutkan, perayaan ini rencananya akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Pelapor Khusus PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat. Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi yang pasti tentang kehadiran Presiden Jokowi, dan hingga tengah malam tadi, Kamis (16/03/2017), tidak terlihat tanda-tanda persiapan protokoler dan pengamanan untuk VVIP di lokasi kongres akan dilangsungkan. (rel/ajvg)

#KMANV

#KongresMasyarakatAdatNusantaraV

News Feed