oleh

Hefriansyah Buka Konsultasi Ranwal RKPD Pemko Tahun 2018

Pematangsiantar, BatakToday

Penyusunan program tahun 2018 hendaknya realistis serta memprioritaskan kegiatan yang strategis serta didukung oleh data serta informasi yang mutahir dan akurat. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya harus dapat dijadikan pembelajaran dan masukan berharga untuk melihat  keberhasilan dan kekurangan, guna mencapai kinerja yang lebih baik pada tahun mendatang.

“Namun saya tegaskan, kegiatan seperti ini jangan hanya sekedar rutinitas dan seremonial belaka.”

Hal itu ditegaskan Wakil Walikota, Hefriansyah,SE,MM saat membuka Konsultasi Publik Rencana Awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2018 dan Orientasi Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Pematangsiantar Tahun 2017, Rabu pagi (1/3) di Aula Badan Perencana Daerah.

Hadir pada kesempatan ini, Plt.Sekda, Ir.Reinward Simanjuntak,MM, segenap pimpinan SKPD, pimpinan cabang Perbankan, pimpinan cabang BUMN, para Direksi BUMD, instansi vertikal, akademisi, asosiasi, dunia uasah dan pemangku kepentingan lainnya. Sedangkan yang menjadi Nara Sumber utama pada kegiatan yang digagas Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) ini, Dr.Ismael P Sinaga, Kepala  Bidang SDM dan Sosial Budaya Bappeda Provinsi Sumatera Utara.

Hefriansyah juga mengingatkan, sehubungan dengan berakhirnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2010-2015, maka harus segera ditetapkan RPJMD 2017-2022, sesuai dengan visi-misi Walikota terpilih. Namun menunggu itu, penyusunan RKPD tahun 2018 mengacu pada RPJMD ketiga (2015-2020), RPJPD 20015-2025, RTRW Kota Pematangsiantar 2012-2032, RPJMD Pemprovsu 2013-2018 dan RKPD Pemprovsu 2018.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wakil Walikota menegaskan kembali perlunya sinkronisasi dan koordinasi antar SKPD dalam merencanakan serta melaksanakan pembangunan. Jangan sampai ada SKPD yang kerja sendiri-sendiri sehingga sasaran pokok yang telah diprogramkan tidak tercapai.

“Contohnya, saat Dinas PU melebarkan jalan, harusnya koordinasi dengan Dinas yang mengurusi lampu jalan. Jangan sampai, badan jalannya sudah dilebarkan, tapi tiang lampu jalannya masih berada di badan jalan. Ke depan, hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

Sebelumnya, Plt.Kepala Badan BP3D, Acai Tagor Sijabat,M.Si memaparkan secara singkat arah dan sasaran pembangunan yang akan dicapai pada tahun 2018. Hal ini juga dipengaruhi oleh isu-isu strategis nasional maupun regional, antara lain: kasawan strategis Danau Toba, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, pembangunan jalan tol Medan-Tebing Tinggi-Penatangsiantar-Parapat, pelabuhan Kuala Tanjung, pemberlakuan Masyarakat Ekonomo ASEAN (MEA) dan lain-lain.

Karena itulah, pihaknya merumuskan hasil-hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) kelurahan dan kecamatan tahun 2017 dalam bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, perdagangan dan pariwisata. Dari sanalah, kemudian dapat dirumuskan prioritas pembangunan tahun 2018 yang saat ini dibahas dalam Forum SKPD. (rel/ajvg)

News Feed