HIMA TOBASA: “Masyarakat Liattondung-Nassau Butuh Perhatian Pemkab Tobasa”

HIMA TOBASA: “Masyarakat Liattondung-Nassau Butuh Perhatian Pemkab Tobasa”

1031
Salah satu mahasiswa dari HIMA TOBASA melakukan wawancara dengan petani di Desa Liattondung, Kecamatan Nassau, Kabupaten Toba Samosir, Sabtu 18/11/2017 (ist)

Tobasa, BatakToday

Himpunan Mahasiswa Toba Samosir (HIMA- TOBASA) yang melakukan peninjauan potensi pertanian sekaligus melakukan sosialisasi budidaya pertanian di Desa Liattondung, Kecamatan Nassau, Toba Samosir, disambut dengan antusias oleh masyarakat desa itu, Sabtu (18/11/2017).

Dalam peninjauan ini HIMA TOBASA menemukan masih buruknya sistem pertanian yang diterapkan warga desa. Masyarakat juga mengeluhkan kurangnya peran pemerintah khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Tobasa. Demikian juga halnya dengan kelompok tani di desa tersebut, tidak berfungsi dengan baik.

Sosialisasi mengenai budidaya pertanian oleh mahasiswa dari HIMA TOBASA, langsung kepada petani di Desa Liattondung (ist)
Sosialisasi mengenai budidaya pertanian oleh mahasiswa dari HIMA TOBASA, langsung kepada petani di Desa Liattondung (ist)

Menurut warga, pihak terkait tidak pernah meninjau  dan melihat  langsung pertanian yang ada. Dan akibatnya, petani Liattondung tidak mengetahui cara mengatasi hama penyakit dan cara bercocok tanam yang benar. Demikian juga tentang pemasaran hasil pertanian, kurang efektif dibanding desa lain.

Seusai meninjau lahan pertanian, bersama masyarakat, HIMA TOBASA bekumpul di kantor Kepala desa. Warga menyampaikan harapannya agar Pemkab Toba Samosir mengawasi harga pasar, salah satunya karet, yang menjadi produk unggulan di Liattondung, setelah padi.

Melalui HIMA TOBASA masyarakat  juga menyampaikan, agar Pemkab Toba Samosir memberi perhatian untuk pembangunan infrastruktur ke desa itu.

Ricson Tampubolon sebagai Koordinator Bidang Pertanian HIMA TOBASA, menyebutkan harapannya untuk perkembangan pertanian di Desa Liattondung.

“Seperti harapan warga Desa Liattondung, kami dan teman-teman mahasiswa dari HIMA TOBASA juga berharap, ke depannya pertanian di desa Liattondung dapat berkembang. Pertanian merupakan mata pencaharian utama di desa ini,” harapnya.

Mahasiswa dari HIMA TOBASA berpose bersama warga desa (ist)
Mahasiswa dari HIMA TOBASA berpose bersama warga desa (ist)

Ditambahkannya lagi, infrastruktur ke desa ini sangat membutuhkan perhatian Pemkab Toba Samosir. Hal ini sehubungan dengan pemasaran hasil pertanian, dan juga demi perkembangan daerah itu.

“Dan kepada Pemerintah Kabupaten Toba Samosir, agar memperhatikan masalah infrastruktur ke desa ini. Masalah infrastruktur ini harus segera ditangani. Hal ini terutama menyangkut pemasaran hasil pertanian, dan perkembangan di desa ini. Semua itu tentunya juga menyangkut kesejahteraan masyarakat Desa Liattondung,” ujar Ricson. (rel/ajvg)