oleh

Hina Wartawan, Oknum Rekanan Dinas PU Tobasa Dilapor ke Polres

Tobasa, BatakToday. Tidak terima dimaki-maki dan dihina, oknum rekanan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Toba Samosir, Charles Sibuea, warga Jalan Harapan, Desa Sibuea Kecamatan Laguboti, dilaporkan oleh Hotmei Sinurat ke Polres Toba Samosir, Rabu (16/9). Cacian dan makian yang diterima Hotmei Sinurat diduga terkait pemberitaan proyek jembatan yang dikerjakan oknum rekanan tersebut.

Laporan pengaduan itu diterima Sentra Pengaduan Kepolisian (SPK) Bripka Maulana, dengan nomor pengaduan : LP/148/IX/2015/SU/TBS.

Peristiwa penghinaan yang nyaris dilanjutkan dengan pemukulan tersebut terjadi di rumah makan Boyma yang berada di pasar Laguboti, Senin pagi (14/9).

Diduga tidak terima proyeknya diberitakan, Charles Sibuea datang menjumpai Hotmei Sinurat di Rumah Makan Boyma Laguboti dan langsung memaki-maki wartawan salah satu media tersebut.

“Kaunya Hotmei Sinurat itu? Kenapa kau datang ke proyek saya? Walaupun kau wartawan saya tidak takut, saya anggap wartawan siganjang dilah (mulut besar, red). Biar kau tahu, saya sarjana hukum dan lebih pintar dari kalian. Trus apa rupanya kalian wartawan dan LSM itu,” kata Charles Sibuea sembari mendekat hendak memukul Hotmei Sinurat.

Mendengar ocehan itu, Sinurat tidak terima serta menanggapinya. “Saya tidak tahu apa maksudmu. Apa maksudmu?,” kata Hotmei Sinurat sembari berdiri.

Usai melabrak dan memaki-maki Hotmei Sinurat, Charles Sibuea langsung bergegas pergi menuju mobilnya dan tancap gas.

Hotmei Sinurat tidak terima dengan perlakuan itu dan kemudian segera pergi menuju Dinas PU Tobasa untuk mempertanyakan masalah proyek jembatan yang dikerjakan oleh Charles Sibuea.

Pimpinan proyek jembatan desa Sibarani Nasampulu, Saur Sitorus, mengatakan pihaknya tidak pernah mengaitkan proyek jembatan yang dikerjakan Charles Sibuea kepada Hotmei Sinurat. Menurut keterangan Saur Sitorus, memang Kepala Dinas PU Tobasa, Jonpiter Silalahi pernah memerintahkan melalui SMS kepadanya supaya melihat ke lapangan pekerjaan pembangunan jembatan di Desa Sibarani Nasampulu.

“Alasan Kadis PU ketika itu, karena ada SMS dari masyarakat masuk ke HP Kadis PU, sehingga dia (Jonpiter Silalahi) meneruskan hal itu kepada kami. Jadi tidak pernah kami menghubungkan hal ini kepada Hotmei Sinurat,” tandas Saur Sitorus.

Kepala Dinas PU Tobasa, Jonpiter Silalahi ketika dikonfirmasi via SMS, Senin (14/9) menjelaskan, dia baru dengar masalah ini dari Hotmei Sinurat, dan tidak tahu kalau kontraktornya pergi ke lapangan, karena kegiatan proyek itu sudah lama selesai. Jonpiter Silalahi melalui SMS menambahkan bahwa setelah pekerjaan selesai dia tak pernah komunikasi lagi dengan kontraktornya.

Juru periksa Polres Tobasa, Brigadir Dodi Padang usai menerima laporan pengaduan Hotmei Sinurat, mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan memproses dan memanggil Charles Sibuea sebagai terlapor. (AP)

News Feed