oleh

Hujan Berkepanjangan, Jalan Provinsi Salak-Sidikalang Longsor di 6 Titik

Pakpak Bharat, BatakToday –

Hujan deras yang mengguyur sejak hari Jumat (18/11/2016) malam menyebabkan terjadinya longsor di 6 titik ruas jalan provinsi yang melintasi Kabupaten Pakpak Bharat dan 2 titik di ruas jalan kabupaten, Senin (21/11/2016) dinihari. Akibatnya, terjadi kemacetan panjang ratusan kendaraan di bbeberapa titik, menunggu pembersihan jalan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas PU Kabupaten Pakpak Bharat.

“Faktor kontur tanah yang berbukit dan jurang serta struktur tanah yang lempung berpasir semakin mempercepat terjadinya longsor di kabupaten ini,” sebut Plt Sekda Mester Padang yang berada di lokasi longsor semenjak pagi.

Enam titik longsor jalan provinsi yakni, Ruas 1: Jalan Provinsi sebelum Kapea Penter dari arah Salak menuju Sidikalang; Ruas 2: Jalan Provinsi setelah Kapea Penter dari arah Salak menuju Sidikalang;  Ruas 3: Jalan Provinsi Desa Buluh Tellang (Tinada), 500 meter setelah ruas 2;  Ruas 4: Jalan Provinsi Desa Pardomuan (Kerajaan);  Ruas 5: Jalan Provinsi Desa Pardomuan (Kerajaan), 1 kilometer setelah ruas 4 dari arah Salak menuju Sidikalang;  Ruas 6: Jalan Provinsi Desa Kuta Saga (Kerajaan), 50 meter sebelum persimpangan ke SMA Negeri 1 Kerajaan, dari arah Salak menuju Sidikalang;

Sedangkan 2 titik longsor pada jalan kabupaten yakni, Jalan Kabupaten Desa Perpulungen (Kerajaan), dan  Jalan Kabupaten penghubung Desa Buluh Tellang (Tinada) dengan Natam, Desa Majanggut I (Kerajaan).

Para pengguna jalan yang terhambat longsor menjelaskan bahwa longsor terjadi pada waktu yang berbeda antara pukul 01.00 WIB sampai dengan 04.00 WIB. Bahkan di jalan provinsi ruas Desa Pardomuan (Kerajaan), longsor terjadi dua kali. Longsor pertama terjadi pukul 02.00 WIB dan oleh petugas BPBD dibersihkan pada pukul 03.00 WIB, namun longsor kembali terjadi pada pukul 04.00 WIB.

Menjelang Senin (21/11/2016) siang kondisi sudah dapat diatasi dan kendaraan sudah dapat melintas. Petugas Damkar Kabupaten Pakpak Bharat tampak masih melakukan pembersihan lumpur yang menutupi badan jalan. (BKK/rel)

News Feed