Ikatan Dosen RI Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR

Ikatan Dosen RI Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR

106
Ikatan Dosen RI dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi X DPR RI, Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin 19/3/2018 (ist)

Jakarta, BatakToday

Ketua Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Dr Ryan Kurniawan menyebtkan bahwa layanan dan inovasi dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), diantaranya Beasiswa Dosen, SINTA, Sertifikasi Dosen, Portal Garuda, SAPTO, dan SISTER,  dinilai membantu dan bermanfaat bagi Dosen.

Ryan juga menyampaikan beberapa permasalahan yang saat ini dihadapi para dosen.

“Penilaian kami, ada 5 permasalahan besar yang saat ini dihadapi Dosen, diantaranya gaji atau kesejahteraan, studi lanjut, birokrasi dan beban administrasi, publikasi internasional dan jejaring,” sebutnya.

Hal ini disampaikannya, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) antara Komisi X DPR RI dengan Forum Rektor Indonesia (FRI), Majelis Rektor Perguruan Tinggi, Ikatan Dosen RI (IDRI), Forum Dosen Indonesia (FDI), dan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/3/2018).

“Terkait gaji dan kesejahteraan dosen, diperlukan penyesuaian sistem penggajian dan peninjauan kembali besarnya tunjangan,” pinta Ryan.

Sementara untuk studi lanjut, ia meminta agar ada pendampingan persiapan studi lanjut dan penambahan dana serta kuota beasiswa Dosen.

“Kami juga meminta agar dilakukan survei tingkat kepuasan mahasiswa, dosen kampus terhadap layanan kampus dan Ristek Dikti. Sedangkan untuk tim penilai dokumen usulan PAK, perlu penyamaan persepsi,” ucap Ryan, agar beban administrasi dan birokrasi berjalan dengan baik.

Ikatan Dosen RI juga meminta untuk dikembangkan open science, open access dan kolaborasi untuk meningkatkan peringkat perguruan tinggi Indonesia.

“Ristekdikti harus mampu mengayomi seluruh sivitas akademika dari Sabang sampai Merauke, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan, serta jejaring kolaborasi riset perlu ditumbuhkan,” tandas Ryan.

Ikatan Dosen RI berpose bersama seusai Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi X DPR RI, Gedung Parlemen Senayan, Jakarta 19/3/2018 (ist)
Ikatan Dosen RI berpose bersama seusai Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi X DPR RI, Gedung Parlemen Senayan, Jakarta 19/3/2018 (ist)

Humas IDRI Dr Janner Simarmata menuturkan, pada prinsipnya IDRI berkomitmen untuk meningkatkan mutu dan kualitas perguruan tinggi. Namun langkah dan kebijakan pemerintah yang dilakukan perlu sinergitas serta mempertimbangkan situasi dan kondisi setiap perguruan tinggi.

“Situasi perguruan tinggi dan kondisinya pastilah berbeda-beda di setiap provinsi, dan ini tidak bisa bisa digeneralisir,” ucapnya.

Permenristekdikti No 20/2017 Tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Guru Besar memunculkan pro dan kontra dari para dosen. Peraturan ini memungkinkan pencabutan tunjangan profesi, dan dinilai ini sangat memberatkan. Disebutkan bahwa kinerja dosen bukan hanya menyangkut publikasi, tetapi ada tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi lainnya yang harus dipenuhi.

“Aturan publikasi ini dinilai sangat membebani dosen. Mahalnya biaya publikasi jurnal internasional akan membebani secara keuangan bagi para dosen. Namun demikian, tidak sedikit dosen yang memberikan penilaian positif atas aturan ini,” ujar Janner.

Sebelumnya, berbagai permasalahan telah disampaikan oleh Forum Rektor Indonesia (FRI), Majelis Rektor Perguruan Tinggi, Forum Dosen Indonesia (FDI), dan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), diantaranya tentang penilaian akreditasi yang kadang tergantung pada suasana hati assessornya. Juga tentang konsep pemberian bantuan dana riset kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Pengurus Ikatan Dosen RI (IDRI) yang ikut hadir dalam rapat dengan Komisi X DPR-RI ini, diantaranya Dr Rachmat Hidayat (Ketua Dewan Pengawas), Dr Dian Utami Sutiksno (Ketua Dewan Pendiri), Dede Hertina MSi dan Rika Rachmati MSi (Bendahara), Agung Purnomo MBA (IT Online) dan Dr Hendrati Dwi Mulyaningsih (Kerjasama Internasional). (js)