oleh

Jelang Akhir Tahun, Gepeng Bakal “Serbu” Kota Siantar

Pematangsiantar, BatakToday –

Kepala Kantor (Kakan) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematangsiantar, Julham Situmorang mengatakan, gelandangan dan pengemis (gepeng) dari luar kota diprediksi akan mendatangi Kota Pematangsianta menjelang akhir ini. Dia menduga, kehadiran gepeng diorganisir oleh oknum-oknum tertentu yang mengeksploitasi para gepeng untuk mengemis di titik-titik strategis di pusat kota.

“Biasanya 14 hari menjelang libur perayaan natal dan tahun baru, para gepeng berasal dari luar kota sudah mulai berkeliaran di kota Siantar,” kata Julham saat ditemui di kantornya, Jumat (2/12/2016).

Kehadiran gepeng dari luar kota diyakini Julham diorganisir oknum-oknum yang mempekerjakan gepeng untuk mendapatkan sejumlah uang dari kegiatan mengemis di titik-titikk strategis di pusat kota seperti lampu merah, pusat perbelanjaan, dan pusat-pusat keramaian lainnya.

“Karena pada saat terjaring razia, para gepeng selalu mengaku dipekerjakan oleh oknum. Bahkan setelah selesai bekerja, gepeng wajib menyetor kepada oknum tersebut. Tapi khusus menjaring oknumnya, kita selalu kesulitan. Hal itu karena penjelasan identitas oknum yang kurang jelas dari si gepeng,” ujarnya.

Julham menilai penempatan para gepeng untuk mencari uang oleh oknum sangat terorganisir dengan baik.

“Persimpangan lampu merah, ruas-ruas jalan pusat kota, pusat-pusat perbelanjaan, serta sekitar objek wisata merupakan lokasi gepeng ditempatkan oknum,” ungkapnya.

Mencegah menjamurnya gepeng di kota Siantar, Julham memastikan Tim Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) pemerintah kota bakal aktif menggelar razia. Tujuannya, untuk menjaga kekondusifan kota Siantar menjelang perayaan hari natal dan tahun baru.

“Gepeng yang terjaring razia akan diproses oleh Dinas Sosial. Bila oknum yang mempekerjakan ikut juga tertangkap razia nantinya, kita serahkan kepada pihak berwajib untuk diproses secara hukum,” tegasnya. (EM)

News Feed