oleh

Jelita, Generasi Penerus Pengukir Pustaha Laklak Batak

Gadis yang mengenakan seragam sekolah yang sedang mengukir ini namanya Jelita boru Tambunan, siswi SMAN 1 Simanindo, Kabupaten Samosir. Dia seorang generasi muda ‘Empu’ Pengukir Pustaha (buku) Laklak, buku khas etnis Batak yang terbuat dari kulit kayu dan menggunakan aksara Batak.

Gadis belia ini dalam perjalanan pulang di atas kapal wisata Ajibata-Tomok. Dia baru menghadiri Acara Penanaman Pohon bersama Telkom di Sibaganding Parapat.

Kebetulan ada beberapa karya buku laklak yang dibawanya, harganya bervariasi antara Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu. Buku laklak yang dia buat antara lain berisi lirik lagu Pulo Samosir dalam aksara Batak, Kalender Batak, dan yang lainnya.

Ini dia lagi mengukir namanya di buku laklak yang dibeli salah satu penumpang kapal. (Sumber: Wonderful Danau Toba)

Pustaha Laklak Batak Kuno. (solup.blogspot.co.id)
Pustaha Laklak Batak Kuno. (solup.blogspot.co.id)

News Feed