oleh

Junimart Girsang: “Hanya Pers yang Bisa Membuka Tabir Semua Kejahatan di Negara Ini ”

Pematangsiantar, BatakToday 

Meneguhkan semangat pers sebagai media kontrol yang berperan untuk melakukan kontrol oleh rakyat terhadap pemerintah, termasuk kontrol terhadap kinerja aparat penegak hukum, Anggota DPR Komisi III DR Junimart Girsang menyampaikan pandangan bahwa saat ini harapan untuk penegakan hukum sangat tergantung pada pengawalan insan pers.

Hal ini dikatakannya dalam wawancara singkat dengan sejumlah insan pers seusai Rapat Dengar Pendapat dengan masyarakat Tojay Baru dan sekitarnya, yang dilangsungkan di pekarangan Gereja HKBP Anugerah, Perumahan Tojay Baru, Kecamatan Siantar Sitalasari, Sabtu (16/4) malam.

“Hanya pers yang bisa membuka tabir dari semua kejahatan yang ada di negara ini. Tanpa pers semua akan pincang. Marilah teman-teman pers mulai kita membuka segala keborokan aparat hukum,” ujar Junimart menyemangati.

Keluarnya pernyataan Junimart di atas bermula dari wawancara tentang peredaran narkoba, dan dilanjutkan dengan berita maraknya permainan menggunakan mesin Game, yang patut diduga sebagai kegiatan perjudian, di kota Siantar.

Junimart Siap Sidak Judi Bertamengkan Game

Ketika diberitahukan tentang penggerebekan yang dilakukan terhadap GG Zone oleh Polresta Siantar, di Jalan Tanah Jawa pada bulan lalu, Kamis 24/3/2016. dimana pada penggerebekan tersebut yang langsung dipimpin oleh Kapolresta AKBP Dodi Drajat, diamankan dan diangkut ke Mapolresta Siantar sejumlah peralatan mesin Game dan belasan orang karyawan dan pemain, namun kemudian dilepas dengan alasan tidak ditemukan bukti, dan beberapa hari kemudian beroperasi kembali, Junimart mengatakan semuanya berpulang kepada pers.  (Baca tautan berita https://bataktoday.com/polresta-siantar-akhirnya-gerebek-gg-zone-jalan-tanah-jawa )

Tempat permainan yang sejenis dengan GG Zone Jalan Tanah Jawa, beroperasi di Jalan Kartini tidak jauh dari Junimart Center, Pematang Siantar, Minggu 17/4/2016 (ajvg/bataktoday)
Tempat permainan yang sejenis dengan GG Zone Jalan Tanah Jawa, beroperasi di Jalan Kartini tidak jauh dari Junimart Center, Pematang Siantar, Minggu 17/4/2016 (ajvg/bataktoday)

“Tinggal bagaimana pengawalan dari kawan-kawan pers. Kawan-kawan pers tidak boleh berhenti. Sekarang harapan paling utama menurut saya adalah pers,” tantangnya.

Junimart melanjutkan bahwa dia mendukung dan siap untuk melakukan sidak.

“Saya siap menerima laporan, dan saya siap melakukan sidak. Saya sudah dua kali melakukan sidak, memang kelihatan bobrok semua di sini,” tegasnya.

Ditanyakan tentang apakah dikategorikan judi suatu permainan Game dengan hadiah rokok seperti yang terjadi di GG Zone yang sebelumnya digerebek Polresta Siantar, Junimart menyebutkan bahwa perbuatan mencari keuntungan yang bersifat spekulatif, untung-untungan, dan ilegal, adalah judi.

“Kalau sudah ada sebuah hadiah, sepanjang itu ilegal, itu judi. Beda dengan SDSB yang dulu, itu kan judi yang dilegalkan. Jadi, kalau sudah mencari keuntungan, dan memiskinkan orang lain, dengan cara untung-untungan, itu tidak boleh. Karena sifatnya spekulatif, untung-untungan, itu judi. Tidak boleh, dilarang secara tegas dalam Undang-Undang Tentang Penertiban Perjudian,” jelasnya.

“Namun apa pun katanya, kalau memang masyarakat Siantar Simalungun, khususnya rekan-rekan pers mempunyai bukti yang akurat mengenai itu, saya akan bilang langsung kepada Polres, saya akan masuk kepada Kajari, untuk mempertanyakan langsung mengenai itu,” ujarnya melanjutkan.

Saat BatakToday meminta Junimart menyampaikan pesan untuk Kapolresta Siantar sehubungan dengan keberadaan tempat permainan sejenis dengan GG Zone Jalan Tanah Jawa yang juga ada di Jalan Kartini, jalan yang sama dengan tempat Junimart Center berada, dia mengatakan menunggu informasi yang lebih lengkap sebelum menindaklanjuti.

“Tentu kita memberi waktu kepada Kapolres, terhadap informasi yang baru kita dengar. Tetapi saya belum pernah mendapatkan secara tertulis tentang bagaimana situasi judi dan narkoba di Siantar Simalungun ini. Kecuali satu tentang berkas yang lengkap persidangan Mr. Ong menyangkut Alvin Lehu, yang saya langsung bawa raker (rapat kerja) dengan Kapolri. Tanpa berkas kita akan sulit bicara di sana, nanti dibilang fitnah lagi,” ujarnya mengakhiri. (ajvg)

Foto: Anggota DPR Komisi III DR Junimart Girsang, sesaat setelah Rapat Dengar Pendapat dengan Masyarakat Tojay Baru dan sekitarnya, dilaksanakan di halaman HKBP Anugerah, Perumahan Tojay Baru, Kecamatan Siantar Sitalasari, Pematangsiantar, Sabtu 16/4/2016 (ajvg/bataktoday)

News Feed