oleh

Kadinsosnaker: Satu Bulan Bekerja, Buruh Berhak Dapat Tunjangan Hari Natal

Pematangsiantar, BatakToday –

Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan (Kadinsosnaker) Kota Pematangsiantar, Poltak Manurung mengatakan, menjelang peringatan hari besar keagamaan Kristen Protestan maupun Katolik dalam waktu dekat ini, semua perusahaan diwajibkan membayar Tunjangan Hari Natal (THN) bagi buruh atau pekerja yang  merayakannya.

Menurutnya, hak buruh mendapatkan THN merupakan ketentuan dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Keagamaan bagi Pekerja atau Buruh.

“Secara normatif perusahaan harus membayar THN. Sesuai Permenaker No. 6 tahun 2016, buruh yang baru satu bulan bekerja juga berhak mendapat THN,” kata Poltak saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/12/2016) sekitar pukul  15.00 WIB.

Pembayaran THN bagi buruh yang baru bekerja baru satu bulan, terang Poltak, berlaku bagi buruh yang memiliki hubungan kerja. Termasuk yang bekerja berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), serta Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

Namun, Poltak menyebut bahwa besaran THN diterima buruh yang bekerja satu bulan lebih kecil dibanding karyawan yang telah lama bekerja.

“Khusus buruh dengan masa kerja minimal satu bulan, besaran pembayarannya dihitung secara proporsional. Maksudnya, disesuaikan masa kerja buruh bersangkutan,” jelas Poltak.

Poltak mengingatkan bahwa THN dibayar paling lama 7 hari sebelum hari H (natal). Jika perusahaan tidak membayar sesuai peraturan, Dinsosnaker memastikan akan mengambil tindakan.

“Tanggal 18 Desember, semua buruh yang merayakan hari natal sudah harus menerima THN. Jadi ada sanksinya, bagi perusahaan yang tidak membayar THN tepat waktu,” ujarnya mengakhiri. (EM)

News Feed