Kafe Sobat Ajak IWO Sambut Pariwisata Danau Toba

Kafe Sobat Ajak IWO Sambut Pariwisata Danau Toba

388
Awak media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Siantar-Simalungun, berfoto bersama dengan pengusaha Kafe Sobat, Harry (ke-4 dari kanan), di depan Kafe Sobat, Jalan Adam Malik, Pematangsiantar, Jumat 8/9/2017 (ist)

Pematangsiantar, BatakToday

Undangan yang dilayangkan pengusaha Kafe Sobat kepada Ikatan Wartawan Online (IWO) Siantar-Simalungun, untuk menjalin komunikasi melalui pertemuan bincang-bincang santai mendapat respon positif dari para awak media yang tergabung di dalam IWO. Acara bincang-bincang ini berlangsung santai, penuh keakraban, di kafe yang terletak di Jalan Adam Malik Pematangsiantar, Jumat pagi hingga siang hari (8/9/2017).

Harry, pemilik Kafe Sobat mengatakan perlunya menjalin komunikasi yang baik dengan para pewarta. Hubungan baik antara pengusaha dengan para wartawan menurutnya perlu dijalin untuk menciptakan hal-hal positif untuk masing-masing pihak.

“Wartawan itu sebenarnya harus menjadi mitra bagi pengusaha. Maka, saya berpikir sangat penting mengawali usaha ini dengan mengundang teman-teman semua,” kata pengusaha muda yang resmi membuka Kafe Sobat pada 25 Agustus 2017 lalu.

Bincang-bincang ini dihadiri oleh 15 wartawan yang tergabung dengan IWO dan beberapa wartawan lainnya. Sambil menikmati makanan dan minuman yang menjadi menu Kafe Sobat, bincang-bincang saat itu memberikan kesan kekeluargaan.

Sebelumnya, Mas Harry, begitu dia disapa, menyambut langsung satu persatu wartawan yang kedatangannya tidak berbarengan.

“Selama ini ada kesan bahwa berurusan dengan wartawan itu rumit. Saya coba menepis anggapan itu. Sebenarnya, tak kenal maka tak sayang. Saya masih yakin dengan makna pepatah itu. Maka sekarang kita sudah berkenalan, saya berharap tidak hanya sampai di sini. Di luar kita bisa saling bertegur sapa,” katanya dengan logat ‘medok’ Jawa.

Dalam perbincangan yang diselingi guyonan-guyonan yang meluncur dari sana-sini, Harry maupun para wartawan ber’diskusi’ tentang dunia kuliner dan peluang-peluang masing-masing pihak, saat terjalin hubungan dan komunikasi yang baik satu sama lain, misalnya dalam hal periklanan dan promosi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan para pengusaha di kota Pematangsiantar dan Simalungun.

“Saya kira hubungan dan komunikasi yang baik antara pengusaha dengan awak media akan mendatangkan hal-hal baik untuk daerah ini. Kita dapat melihat peluang-peluang ke depannya, termasuk dari pemberitaan oleh rekan-rekan dari media. Terutama dalam era digitalisasi saat ini dan hubungannya dengan rencana pegembangan pariwisata Kawasan Danau Toba yang tak jauh dari kita. Saat ini dan ke depannya, segala sesuatunya akan terkait dengan digitalisasi, dan tentunya juga akan terkait media online,” ujar Harry memberi gambaran ke depannya.

Sementara itu, Ketua IWO, Ferri Ojak Pardede, mengapresiasi pemilik usaha seperti Mas Harry mengundang wartawan.

“Apa yang dilakukan Mas Harry kita apresiasi. Ini langkah awal yang baik untuk membangun komunikasi. Jangan berhubungan dengan para wartawan justru karena ada masalah,” katanya.

Ferri juga mengingatkan untuk terus menjalin komunikasi dengan wartawan. Jika antara pengusaha dan wartawan terjalin dengan baik ini akan memberikan dampak positif bagi iklim usaha di daerah ini, dan sekaligus menjadi berita-berita baik yang lebih disukai masyarakat saat ini.

“Pemikir atau pandangan bahwa wartawan itu seolah menakutkan harus dihilangkan. Mari berkomunikasi! Demikian juga untuk pengusaha-pengusaha lainnya, mari, media perlu digandeng,” sebutnya.

Selain para wartawan, dalam acara ini juga ada hadir praktisi hukum, pengusaha lain, dan staf Kafe Sobat sendiri. (rel/ajvg)