oleh

Kasus PD PAUS: Kejari Siantar Masih Serius, KPK Turut Awasi

Pematangsiantar, BatakToday

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Herianto Siagian SH menyebutkan bahwa penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Perusahaan Daerah Pembangunan dan Aneka Usaha (PD PAUS) pasti akan dituntaskan. Hal ini ditegaskannya saat berhasil ditemui BatakToday di Kantor Kejari Siantar, Rabu siang (25/01/2017).

Herianto Siagian menunjukkan laporan perkembangan penanganan kasus ini kepada BatakToday, yang didalamnya disebutkan kasus ini termasuk kasus yanan berada di bawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami serius dengan kasus ini, tidak mungkin kami main-main. Banyak yang mengawasi penganan kasus ini, bahkan termasuk KPK,” tegas Herianto.

Disebutkannya juga, pada tanggal 20 Desember 2016 lalu Tim Penyidik dari Kejari Siantar telah bertemu kembali dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumut, di Medan, untuk mendiskusikan perkembangan audit perhitungan kerugian keuangan Negara dalam kasus ini.

“BPKP masih membutuhkan beberapa data untuk menuntaskan audit perhitungan kerugian keuangan Negara. Dan kami sedang melengkapinya lagi. Saya kan baru dalam kasus ini, untuk itu kami perlu diskusikan lagi dengan BPKP apa-apa saja kendala untuk auditnya,” terang Herianto, dengan menambahkan bahwa dirinya tidak bermaksud mengelak dari pemberitaan media tentang perkembangan penanganan kasus ini.

Baca berita: Kasus PD PAUS, Kasipidsus: “Masih Berharap Hasil Audit BPKP”

Selain tentang kasus PD PAUS, saat disinggung tentang kasus pembangunan tembok RSUD Djasamen Saragih, yang pada April 2013 lalu Kejari Siantar menetapkan dua tersangka yaitu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman, Eva Imelda Sihombing ST dan Dirut CV Murai Batu, Jamiat Saragih, diberitahukan bahwa telah terbit Surat Pehentian Penyidikan Perkara (SP3).

“Untuk kasus pembangunan tembok RSUD Djasamen Saragih, sudah diterbitkan SP3,” ujar Kasi Pidsus Kejari Siantar yang sebelumnya bertugas sebagai Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) di Kejaksaan Negeri Sibolga, tanpa menyebutkan tanggal dan nomor suratnya. (ajvg)

News Feed