oleh

Kasus Suap Gatot, 34 Orang Lagi Akan Jadi Tersangka ?

Pematangsiantar, BatakToday

Kasus suap Gubernur Sumut (nonaktif) Gatot Pujo Nugroho, yang telah menyeret 7 orang anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 untuk ditetapkan sebagai tersangka pada minggu yang lalu, masih akan bergulir terus dengan akan ditetapkannya tersangka baru.

Jumlah keseluruhan anggota DPRD Sumatera Utara yang akan dijadikan tersangka kasus suap Gatot ini, diungkapkan anggota Komisi III DPR-RI Junimart Girsang di sela-sela Kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat Badan Pengkajian MPR-RI yang diselenggarakan di Aula Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) RK Cinta Rakyat, Jalan Melanthon Siregar, Pematangsiantar, Kamis (16/6) yang lalu, sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari rekaman suara yang diperoleh dari sumber BatakToday, pada saat itu Junimart menyebutkan bahwa 7 orang anggota DPRD Sumatera Utara akan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus suap Gubernur nonaktif Sumatera Utara.

“Hari ini, 7 anggota DPRD Sumatera Utara ditetapkan sebagai tersangka. Itu belum ada diekspos di koran,” ujarnya pada saat itu.

Kemudian Junimart melanjutkan lagi, bahwa mendapat informasi via telepon dari salah satu komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa kemungkinan tersangka masih bertambah lagi.

“Tadi saya telepon dengan Saut Situmorang, dari KPK. Saya tanya berapa orang lagi yang akan ditetapkan (jadi tersangka,-red.). Mungkin 34 orang lagi,” demikian disebutkannya.

Seperti diketahui kemudian, 7 anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Budiman Nadapdap, Bustami, Guntur Manurung, Muhammad Afan, Parluhutan Siregar, Zulkifli Husein, dan Zulkifli Effendi Siregar.

Dalam proses penyidikan yang dilangsungkan sejak Senin (20/6) di Markas Komando Brimob Polda Sumatera Utara, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Jaksa Penyidik dari KPK memeriksa saksi-saksi yang juga merupakan ‘campuran’ anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019.

28 orang anggota DPRD di sepanjang dua periode tersebut, yang dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus suap ini adalah Enda Mora Lubis, Evi Diana Sitorus, Hamamisu Bahsan, Hardi Muloyono, Hasbullah Hadi, Muhammad Afan, Mulyani, Oloan Simbolon, Ristiawati, Tunggul Siagian, Yan Syahrin, dan Zulkanain.

Selanjutnya, Ali Jabbar Napitupulu, Andi Arba, Arifin Nainggolan, Brilian Moktar, Iman B Nasution, Indra Alamsyah Hamdani, Khairul Fuad, Layari Sinukaban, Marahalim Harahap, Meilizar Latif, Mustofawiyah, Nurhasanah, Rahmad P Hasibuan, Tagor Pandapotan Simangunsong, Tahan Manahan Panggabean, dan Yusuf Siregar.

Sebelumnya, PN Tipikor, Jakarta Pusat, pada tanggal 15 Juni 2016, menjatuhkan vonis atas .4 orang pimpinan DPRD Sumatera Utara yaitu Ajib Shah, Sigit Pramono Asri, Saleh Bangun, dan Chaidir Ritonga, dengan hukuman 4 tahun sampai 4,5 tahun penjara.

Keempatnya terbukti menerima uang suap untuk memuluskan persetujuan APBD Pemprov Sumut tahun anggaran 2012 hingga 2015. (ajvg)

Foto:

Anggota Komisi III DPR RI, Junimart Girsang, berpose bersama dengan Kepala Sekolah SMK RK Cinta Rakyat, Marlin Sinaga SPd, seusai Kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat Badan Pengkajian MPR-RI yang diselenggarakan di Aula SMK RK Cinta Rakyat, Jalan Melanthon Siregar, Pematangsiantar, Kamis 16/6/2016, (bataktoday/bas)

News Feed