oleh

‘Keadilan’ untuk Sebastian Hutabarat Dua Kali Ditunda

Balige, BatakToday

Sidang pembacaan putusan oleh Majelis Hakim PN Balige, dalam kasus dugaan pencemaran nama baik, dengan terdakwa Sebastian Hutabarat, aktivis lingkungan hidup, yang seyogyanya dilaksanakan di Pangururan, hari ini Kamis 19/12/2019, ditunda. Alasan penundaan adalah bahwa salah seorang Hakim Anggota sedang sakit.

Sebastian didudukkan sebagai terdakwa atas pengaduan JS, yang dalam persidangan lain sebelumnya, ditetapkan bersalah dalam peristiwa penganiayaan terhadap Sebastian dan aktivis lainnya Jhohanes Marbun, di Silimalombu-Samosir, 2017 lalu.

Informasi tentang penundaan sidang pembacaan putusan ini didapat dari pesan Sebastian, via aplikasi WhatsApp, Kamis pagi (19/12/2019).

“Jam 16.30 tadi (maksudnya Rabu petang 18/12/2019,-red.) saya dapat WA dari Panitra, memberitahukan bahwa putusan perkara a.n. Sebastian Hutabarat belum bisa dibacakan besok, 19 Desember 2019, dikarenakan Hakim Anggota sakit,” sebut Sebastian dalam pesan tersebut.

Baca berita terkait: Sebastian Hutabarat, “Menanti Keadilan”

Disebutkannya juga bahwa sidang ditunda hingga ke tahun depan, hari Kamis 9 Januari 2020.

Sebastian menambahkan lagi, bahwa penundaan sidang pembacaan putusan dalam kasus yang menimpa dirinya, untuk hari ini, menjadi penundaan yang kedua kalinya.

“Penundaan pembacaan putusan ini, menjadi penundaan kedua kalinya dari jadwal semula 5 Desember 2019. Mohon maaf bagi teman teman yang tadinya sudah menjadwalkan hadir. Sampai jumpa pada pembacaan putusan 9 Januari 2019 di Pangururan Samosir,” sebutnya, dan di akhir pesan menyampaikan salam serta ucapan terimakasih untuk dukungan teman-temannya. (ajvg)

News Feed