oleh

Kejari Siantar Tangkap DPO Kredit Fiktif di Bank Aceh dan Mandiri

Pematangsiantar, BatakToday-

Tim yang terdiri personil Kejaksaan Negeri  Pematangsiantar dan Kejaksaan Agung berhasil menangkap Alfia Laila Ssos., salah satu tersangka dalam kasus pembobolan bank melalui kredit fiktif dengan total nilai Rp 12,8 milyar di dua bank, yaitu Bank Aceh dan Bank Mandiri Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Alfia Laila yang sebelumnya bekerja sebagai Bendahara Gaji di SMP Negeri 2 Kejuruan Muda, ditangkap dari salah satu tempat kost di Jalan Silimakuta, Kelurahan Timbang Galung, Siantar Barat, pada hari Kamis (11/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasubbag Pembinaan Kejari Siantar Secsio Nainggolan menerangkan bahwa Alfia Laila sudah 2 bulan berada di tempat kos tersebut. Pada proses penangkapan, tersangka yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) ini tidak melakukan perlawanan.

Keterangan singkat yang diberikan Kajari Siantar, M Masril menyebutkan buronan yang terlibat kasus pembobolan bank melalui kredit fiktif di Bank Aceh dan Bank Mandiri ini akan segera dijemput oleh Kejari Aceh Tamiang pada malam ini.

Sumber lain menyebutkan, Alfia Laila bersama 3 tersangka lainnya, terlibat dalam kasus dugaan pembobolan bank melalui kredit fiktif di Bank Aceh dan Bank Mandiri, sejak tahun 2013 hingga 2015, dengan total nilai Rp 12,8 milyar. Modus yang digunakan adalah dengan mengajukan kredit fiktif dengan memalsukan identitas 92 warga yang bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS), di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. (AT)

Foto:

Alfia Laila S.sos didalam sel tahanan Kejaksaan Negeri Pematangsiantar, Jalan Sutomo, Pematangsiantar, Kamis 11/8/2016 (bataktoday/at)

News Feed