oleh

Kembalilah Warga Jakarta Bersatu, Selamat untuk Anies-Sandi

Jakarta, BatakToday

Hasil dari hasil Exit Pool & Quick Qount berbagai lembaga survey telah menyimpulkan Pasangan Calon nomor 3 Anies–Sandi unggul telak atas Pasangan Calon nomor 2 Basuki–Djarot. Meskipun kita masih harus menunggu hasil hitungan resmi dari KPUD Propinsi DKI Jakarta, tetapi dari pengalaman-pengalaman sebelumnya dan dari selisih hasil perolehan suara yang terpaut jauh, yaitu Anies-Sandi unggul sekitar 10%, maka dapat disimpulkan sementara bahwa Anies-Sandi akan menjadi Gubernur DKI Jakarta yang baru untuk periode 2017–2022.

Hasil quick count dari beberapa lembaga survey, masing-masing untuk Basuki-Jarot dan untuk Anies-Sandiaga, adalah Litbang Kompas 42%–58%, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) 41,94%–58,06%, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA  42,33%–57,67%, dan Pol Mark Indonesia  42,44%–57,67%.

Dengan hasil ‘sementara’ di atas, Syaiful Amin Lubis, salah satu mentor Batak Muda Dunia (BADANIA), yang juga mentor dalam Gerakan Kebajikan Pancasila petang tadi, Rabu (19/04/2017), menyebutkan, perseteruan panjang Pilkada DKI Jakarta akan segera berakhir. Di lain sisi Basuki–Djarot masih harus melanjutkan sisa masa jabatannya yang akan berakhir sampai tanggal 18 Oktober 2017 nanti.

“Kita sangat mengharapkan Basuki-Djarot dapat menyelesaikan sisa waktu tugas mereka dengan sebaik-baiknya. Agar dapat turun dan menyerahkan tampuk pemerintahan Ibukota Jakarta kepada Anies-Sandi dengan terhormat dan jiwa besar, serta kepala tegak penuh senyum bersahabat,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, tak dapat dinafikan bahwa banyak perubahan, perbaikan dan kebaikan yang telah ditorehkan oleh Basuki Tjahaja Purnama dan Haji Djarot Saiful Hidayat bagi kota Jakarta dan warganya.

Menurutnya, dinamika politik berupa ‘bunyi-bunyian’ dan bising politik yang demikian tinggi selama proses kampanye di putaran-1 dan putaran-2 ini, diakuinya telah banyak menimbulkan berbagai gesekan tajam dan keras bagi warga Jakarta, bahkan juga bagi seluruh bangsa Indonesia kita ini.

“Hal ini bisa kita amati dari aktifitas netizen yang demikian tinggi dalam membicarakan pilkada Jakarta di media sosial seperti Facebook, WA dan lainnya. Belanja pulsa melonjak tinggi berlipat ganda dari kondisi normal. Kita amat mengharapkan agar kedua kubu segera, baik kubu Basuki-Djarot maupun kubu Anies-Sandi  mengambil peran terdepan dalam upaya mencairkan kondisi emosional yang melanda warga Jakarta untuk kembali merajut silaturahmi dan kebersatuan warga,” paparnya tentang itu.

Sementara itu, Sabar Mangadoe Tambunan, salah satu inisiator Gerakan Kebajikan Pancasila, dan juga BADANIA, dalam komentarnya Pilkada Jakarta, lebih pada penekanan tentang kedewasaan dalam berpolitik secara bermartabat,  dan terpeliharanya semangat demokrasi.

“Kembali bersatu dengan semangat membangun masa depan Jakarta yang lebih baik lagi dalam 5 tahun ke depan. Yang menang “Anies-Sandi” harus merangkul dengan penuh kerendahan hati. Bagi yang kalah “Basuki-Djarot” haruslah legowo serta mendukung penerusnya ini dalam memimpin dan melayani warga Jakarta selama 5 tahun ke depan,” harapnya pada semua pihak yang baru berkompetisi dalam Pilkada Jakarta 2017 ini..

Sabar Mangadoe juga berkeyakinan, berkompetisi dengan elegan dalam Pilkada Jakarta akan menjadi contoh positif yang akan menyebar luas ke seluruh Negeri ini.

“Bila contoh keteladanan seperti itu selalu dipertontonkan oleh siapapun para Pasangan Calon manapun seusai pilkada, terutama Pilkada Jakarta, ini akan mempercepat tingginya mutu demokrasi Indonesia. Sehingga demokrasi otomatis lebih menjamin untuk dapat mensejahterakan dan memajukan rakyat semesta dan negara Indonesia,” sebutnya tentang keyakinannya itu.

Disebutnya, kemauan dan kemampuan untuk bersepakat untuk tidak sepakat dalam atmosfer yang positif merupakan esensi dari demokrasi itu sendiri.

“Karena, jangan kita lupa, esensi demokrasi tertinggi sesungguhnya adalah kemauan dan kemampuan kita bersepakat untuk tidak sepakat, dengan tanpa intimidasi dan kekerasan sedikitpun, baik secara fisik maupun psikis. Calon Presiden (Capres) Jokowi pernah berkata pada tanggal 24 Mei 2014, saat proses Pilpres 2014, bahwa Demokrasi Haruslah Gembirakan Rakyat,” seperti ujarnya juga selama ini.

Pesta Demokrasi Pilkada Jakarta hampir usai. Akhirnya atas nama Batak Muda Dunia (BADANIA), dimana dalam Pilkada DKI Jakarta ini telah menginisiasi dan menggerakkan Gerakan Relawan Mandiri (GERAM) “Lawan Politik Uang dan Teror“, Syaiful Amin Lubis dan Sabar Mangadoe Tambunan mengucapkan selamat atas kemenangan “Anies-Sandi”.

“Semoga tugas dan amanah besar ini sebagai Gubernur & Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022 ini dapat diemban dengan baik sesuai dengan janji-janji politik kalian berdua selama berkampanye. Kiranya masa depan warga Jakarta dapat semakin lebih baik lagi, lebih sejahtera dan lebih maju serta lebih beradab,” ujar keduanya senada.

Teriring Salam Indonesia100% Pancasila100%, atas nama BADANIA, mereka menyampaikan harapan untuk warga Jakarta pasca Pilkada ini.

“Kepada warga Jakarta, dan Indonesia umumnya, mari kita kembali bersatu, kompak bertetangga, kompak berteman, kompak bersaudara sebagai sebuah bangsa ber-Bhineka Tunggal Ika berdasarkan Pancasila dan UUD’45,” pinta mereka dengan hasil ‘sementara’ Pilkada Jakarta ini. (ajvg)

News Feed