oleh

Kemendikbud Laporkan Akun Palsu Penyebar Hoax

Jakarta, BatakToday –

Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM) Kkementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melaporkan akun palsu penyebar kabar bohong (hoax) ke manajemen Facebook Indonesia. Akun dengan nama palsu “Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia” itu menyebarkan berita palsu yang melarang masyarakat bermain gim (game) dan menonton anime (animasi atau kartun khas Jepang).

“Dua hari lalu, tanggal 3 Januari, kami mengirim email ke Facebook Indonesia untuk melaporkan  keberadaan akun palsu yang mengatasnamakan Kemendikbud. Alhamdulillah direspons sehari kemudian. Jadi sejak kemarin akun palsu tersebut sudah diblokir oleh Facebook,” ujar Kepala Bagian Informasi BKLM Kemendikbud, Dian Srinursih, di Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Sebelumnya, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga Kemendikbud, Sukiman, membantah kebenaran berita tentang larangan bermain gim dan menonton anime. Ia mengatakan, berita tersebut merupakan berita palsu atau hoax lama, yang kembali muncul di Facebook dan mendapat banyak tanggapan dari masyarakat.

“Kami dari Kemendikbud tidak (pernah) membuat statement seperti itu. Jadi bisa dikonfirmasikan bahwa informasi itu tidak benar, alias palsu,” ujar Sukiman di Jakarta, Selasa (3/1/2017).

Kemendikbud memiliki akun resmi fanpage di Facebook bernama “Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI”, atau bisa dibuka melalui tautan fb.com/Kemdikbud.RI. Saat ini, akun resmi fanpage Kemendikbud telah disukai oleh 1.925.868 pengguna Facebook. Angka tersebut berbeda jauh dengan akun palsu yang hanya disukai sebanyak 966 orang. Selain itu, akun resmi Kemendikbud juga telah diverifikasi oleh Facebook, sehingga memiliki tanda centang biru. (Phil/Desliana Maulipaksi)

News Feed