oleh

Kepala KPHL Tobasa Impikan Semua Mahluk Bersukaria di Hutan

Tobasa, BatakToday

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Tobasa Unit XXII Leonardo Arifin B Sitorus mengimpikan seluruh mahluk hidup di hutan bersukaria. Maka dia berharap semua pihak mau dan mampu menjaga kelestarian hutan.

Hal itu disampaikan Leo dalam acara satu tahun keberadaan KPHL di Tobasa-Labura yang diadakan di lokasi Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tobasa, Sabtu (14/11).

Kata Leo, salah satu cara agar impian dan harapan itu terwujud, yaitu dengan melakukan kegiatan sosialisasi kepada semua pihak, baik pengusaha maupun masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Kami lakukan ini untuk mencegah kegiatan perambahan hutan yang akan merugikan diri sendiri. Dengan adanya sosialisasi, masyarakat bisa paham tentang hukum dan sanksi-sanksi bagi pelaku perambahan hutan. Bahkan saya pernah bermimpi melihat seluruh mahluk hidup di dalam hutan bersukaria. Maka saya berharap seluruh warga mau dan mampu sama-sama menjaga kelestarian hutan, termasuk mahluk yang berada di kawasan hutan,” ujar Leo dengan mata berkaca-kaca.

Awalnya, kehadiran KPHL di Tobasa sempat menuai kontroversi, khususnya dari pihak pengusaha kayu dan masyarakat di beberapa desa. Namun setelah adanya penjelaskan tugas dan fungsi KPHL, pengusaha dan masyarakat justru meminta kehadiran KPHL untuk terus melakukan sosialisasi.

Dia memaparkan, kebijakan KPHL pada tahun 2016 akan melibatkan masyarakat secara aktif, dimana pihaknya sudah mulai mempersiapkan kegiatan pengembangan produksi dalam kawasan hutan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Apa yang sudah dilakukan masyarakat di dalam hutan, termasuk pengambilan getah kemenyan, pengambilan rotan dan segala jenis hasil hutan yang bukan kayu, untuk tahun depan akan kita coba legalkan. Dengan catatan, datanglah memberitahu ke pihak KPHL supaya kami bisa melakukan itu. Percayalah, bahwa KPHL tidak ada melakukan pengutipan apa pun di situ, kecuali kutipan untuk negara seperti SDHDM,” tegas Leo.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala UPT Provinsi Sumatera Utara, Elpin Sitinjak dan Kepala KPHL Unit XXIV Aek Natolu, Harry Panjaitan.

Elpin Sitinjak dalam sambutannya mengajak semua pihak dalam KPHL agar menjaga “korsa”. Hal ini sesuai arahan dan imbauan dari Direktur Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung, dimana KPHL di Sumatera Utara saat ini sudah mencapai 33 unit.

Sementara, dalam acara satu tahun KPHL Tobasa-Labura, warga Desa Aek Uccim, Kecamatan Borbor dan beberapa kepala desa yang hadir menerima bibit pohon secara simbolis yang diserahkan Leonardo Arifin B Sitorus dan perwakilan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tobasa, Hormat Panjaitan. (JS)

Foto : Penyerahan bibit kayu secara simbolis kepada warga Desa Aek Uccim, Kecamatan Borbor oleh Kepala KPHL Lintas Tobasa-Labura Unit XXII Leonardo Arifin B Sitorus. (bataktoday/js)

News Feed