oleh

Kolaborasi Pemburu Politik Uang, BESHOK dan DAG di Petamburan

Jakarta, Bataktoday

Relawan Pemburu Politik Uang dari Gerakan Relawan Independen Pilkada Bersih yang semakin gencar melakukan ‘kampanye’ Bahaya Politik Uang, kembali bekerja berbarengan di lokasi yang sama dengan relawan Timses Paslon Nomor 2 dalam Pilkada Jakarta, yaitu BESHOK dan Demi Anak Generasi (DAG)..

Meski dengan masing-masing tujuan yang berbeda, gabungan para relawan ini selanjutnya berkolaborasi dalam pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan Gratis di Kelurahan Petamburan, Jakarta Pusat, yang selama ini dikenal sebagai kawasan ‘markas’ FPI, Sabtu petang (11/03/2017).

Di tempat ini, Relawan Pemburu Politik Uang menggunakan kesempatan dan suasana yang sangat mendukung dengan sebaik-baiknya. Para relawan mengajak warga untuk mendirikan Posko Pemburu Politik Uang di wilayahnya masing-masing.

Bakti Sosial Pengobatan Gratis, kolaborasi GRI Pemburu Politik Uang, BESHOK dan DAG, di Petamburan, Jakarta Pusat (rag)
Bakti Sosial Pengobatan Gratis, kolaborasi GRI Pemburu Politik Uang, BESHOK dan DAG, di Petamburan, Jakarta Pusat (rag)

Charles Siahaan SH, dari Komunitas CHARSI yang bergabung di Pemburu Politik Uang, dalam sosialisasi ini meyakinkan warga betapa penting untuk melakukan perburuan terhadap pelaku-pelaku politik uang.

“Makin banyak Posko Pemburu Politik Uang, terutama di daerah pemukiman padat, dimana masyarakatnya masih bersifat komunal, pasti makin bikin takut para petugas siluman bagi-bagi politik uang ini. Jangan lupa, kalau tertangkap, sesuai UU No. 10 thn 2016 tentang Pilkada maka 6 tahun penjara ditambah Rp.1 Miliar denda akan menjadi ganjarannya.. ini sungguh amat berat,” ujar Charles.

Dia kembali meyakinkan bahwa partisipasi warga menjadi kunci utama dalam membasmi politik uang.

Salah satu Posko Pemburu Politik Uang di Petamburan (rag)
Salah satu Posko Pemburu Politik Uang di Petamburan (rag)

“Praktek politik uang hanya bisa ditumpas oleh rakyat kecil itu sendiri. Tak mungkin hanya oleh BAWASLU dan Polisi saja. Kemauan dan kemampuan dari rakyat untuk berdaulat dan bermartabat, tidak mau lagi jual diri dan jiwanya sedemikian murah sekali itulah kunci rakyat kecil bisa sejahtera,” dorong insinyur yang akhirnya memilih untuk berprofesi sebagai lawyer di Jakarta, setelah kuliah lagi di Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana.

Politik Uang memiskinkan rakyat miskin sehingga semakin miskin lagi. Semakin susah dan tertindas oleh gerombolan Politisi Busuk, Birokrat Korups serta Aparat Hukum Bengis.

“Tengok saja mega Korupsi e-KTPl itu, mata uang Rupiah-pun sudah tak mampu lagi memuaskan jiwa para perampok duit rakyat itu. Maunya harus Dollar. Dan jangan lupa, ini barulah korupsi yang ketahuan. Masih jauh lebih banyak lagi yang tak terbongkar. POLITIK UANG lah biang kerok dari segala kebobrokan dan kebusukan ini,” sebut Charles memberi contoh.

Sabar Mangadu Tambunan sebagai salah satu inisiator sekaligus ‘motor’ Relawan Pemburu Politik Uang, sebelumnya menyebut adagium tua yang mengatakan hanya orang miskin yang bisa menolong orang miskin.

“Karena itu, marilah kita semua sesama orang miskin bersatu bahu membahu, bergotong royong menumpas sampai kandas praktek politik uang ini. Tak hanya di Pilkada DKI ini saja. Tapi semua Pilkada yang akan datang, termasuk di Pemilu 2019 nanti, di Pileg dan Pilpres,” demikian dia menjelaskan misi gerakan ini.

Sosialisasi Pemburu Politik Uang di sela-sela Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Petamburan, Jakarta Pusat (rag)
Sosialisasi Pemburu Politik Uang di sela-sela Bakti Sosial Pengobatan Gratis, Petamburan, Jakarta Pusat (rag)

Target jumlah posko Pemburu Politik Uang yang akan didirikan adalah 2000 buah. Saat ini sudah mencapai 300-an Posko.

“Melihat antusias dan militatansi para Relawan di pemukiman kumuh, kami menjadi semakin yakin target ini akan terlampau,  bagus-bagus kalau sampai tembus 5.000 Posko!” demikian Sabar Mangadu menjelaskan harapannya untuk mengawal Pilkada Jakarta.

“Kami juga menghimbau, siapapun rakyat Indonesia ataupun organisasi maupun perusahaan, marilah kita bantu para relawan darat ini. Baik tenaga, pikiran serta dana untuk pengadaan logistik serta dana operasional. Sehingga gerakan Pemburu Politik Uang ini bisa bergulir bak efek Bola Salju. Semakin lama semakin Besar dan Cepat,” ajaknya dan memberikan nomor SMS/WA Center untuk yang mau bergabung dengan Gerakan Relawan Independen Pilkada Bersih, yakni 0812 9569 5984.

Seperti sering disampaikannya  dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Sabar Mangadu menyerukan salam yang disebutnya sebagai salam kebangsaan.

“Salam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika…! Tabik…!” serunya.

(rag)

News Feed